Minggu, 11 Januari 2026

ESAI KE 4 WASKITA ILHAM PRABOWO

NAMA : WASKITA ILHAM PRABOWO NIM : 24310410032
LANGKAH KOMITMEN KITA TERHADAP SAMPAH Komitmen Kita terhadap Sampah Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan manusia. Setiap aktivitas yang kita lakukan, mulai dari makan, berbelanja, hingga bekerja, hampir selalu menghasilkan sampah. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap sampah sebagai masalah sepele dan sepenuhnya tanggung jawab petugas kebersihan. Padahal, pengelolaan sampah yang buruk dapat menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama dalam menghadapi persoalan sampah. Komitmen terhadap sampah berarti kesadaran dan tanggung jawab untuk mengelola sampah dengan bijak sejak dari sumbernya. Hal ini dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam dapat didaur ulang. Dengan langkah kecil ini, jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dapat dikurangi secara signifikan. Selain memilah sampah, komitmen terhadap pengelolaan sampah juga dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle. Reduce berarti mengurangi penggunaan barang sekali pakai, seperti kantong plastik dan botol minum sekali pakai. Reuse mengajak kita untuk menggunakan kembali barang yang masih layak pakai, sedangkan recycle mendorong proses daur ulang agar sampah dapat memiliki nilai guna baru. Penerapan prinsip ini membutuhkan konsistensi dan kesadaran dalam kehidupan sehari-hari. Komitmen terhadap sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga memerlukan peran aktif dari masyarakat dan pemerintah. Edukasi mengenai pengelolaan sampah harus terus ditingkatkan, baik melalui sekolah, media, maupun kegiatan sosial. Pemerintah juga perlu menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai serta menegakkan aturan yang mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Pada akhirnya, komitmen kita terhadap sampah merupakan cerminan kepedulian kita terhadap masa depan bumi. Lingkungan yang bersih dan sehat hanya dapat terwujud jika setiap individu mau berperan aktif dalam mengelola sampah dengan bertanggung jawab. Dengan komitmen yang kuat dan tindakan nyata, permasalahan sampah dapat dikurangi, sehingga generasi mendatang dapat menikmati lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.

0 komentar:

Posting Komentar