Kamis, 08 Januari 2026

Eksperimen Membuat Pupuk Kompos

 Esai Ke-6 Eksperimen di Rumah Dosen

Mutiara Ramadani Putri 

24310410061 

Psikologi Reguler 

Dr., Dra. Arundati Shinta M.A. 


Pada hari selasa 4 November 2025 saya dan teman-teman satu kelas Prodi Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, mengunjungi rumah Ibu Shinta dosen Mata Kuliah Psikologi Lingkungan untuk melakukan eksperimen tentang sampah. Kami diminta membawa pisau dan cangkang telur bersih (jika ada). Kami disana praktek cara membuat pupuk kompos, membuat eco enzim, membuat sabun, dan membuat gantungan kunci. Bu Shinta memilah sampah berdasarkan jenisnya sampah organik dan anorganik. Sampah organik daun kering, kulit buah-buahan, ranting, kulit telur, sisa makanan, hewani. Sampah anorganik dipilah yang bisa diberikan ke bank sampah atau yang tidak dapat diberikan ke bank sampah. Ada beberapa macam seperti kardus, kabel, plastik bening, plastik berwarna, kertas hvs warna atau hitam putih, kerasan, paku, bungkus mie, kertas semen, besi potongan-potongan, botol plastik, tutup botol. 

 

Cara Membuat Pupuk Kompos:

-       Daun Kering: Kumpulkan daun kering dalam jumlah banyak. Cincang atau sobek-sobek daun menjadi ukuran yang lebih kecil untuk mempercepat proses penguraian.

-       Larutan EM4 (Effective Microorganisms 4) dan gula/molase (tetes tebu) yang dilarutkan dalam air

 

Langkah-Langkah Pembuatan Kompos (Metode Karung/Wadah)

Siapkan Larutan Aktivator:

Jika menggunakan EM4: Larutkan EM4 dan gula/molase dalam air sesuai petunjuk.

Jika menggunakan nasi aking: Campurkan nasi aking dan air, aduk hingga larut/hancur.

Basahi Daun Kering:

Sebarkan daun kering di tanah atau alas.

Siram daun kering secara perlahan dengan larutan aktivator hingga lembab merata. Jangan sampai terlalu basah atau becek.

Aduk-aduk daun agar larutan meresap ke seluruh bagian.

Masukkan ke Wadah:

Masukkan daun kering yang sudah dibasahi tadi ke dalam karung atau tong/wadah.

Opsional: Anda bisa membuat lapisan-lapisan: Daun kering - sedikit tanah- kotoran ternak 

daun kering lagi - siram aktivator (jika masih ada).

Tutup dan Simpan:

Ikat karung dengan kencang atau tutup rapat wadah/tong.

Simpan di tempat yang teduh, gelap, dan tidak terkena hujan langsung.

 

Cara Membuat Eco-Enzyme 

Eco-Enzyme dibuat dengan perbandingan berat yang baku, yaitu:

1 Bagian Gula (Molase/Gula Merah)

2 Bagian Sampah Organik (Kulit Buah/Sayuran)


Persiapan Bahan-Bahan

Wadah: Bersihkan wadah plastik. Pastikan tidak ada sisa bahan kimia atau sabun.

Air: Masukkan air bersih ke dalam wadah (maksimal 60% dari volume total wadah).

Gula: Larutkan gula (1 bagian) ke dalam air (10 bagian) di dalam wadah. Aduk hingga rata.

Sampah Organik: Cuci bersih sampah organik dan potong kecil-kecil (3 bagian). Tiriskan agar tidak terlalu banyak air tambahan.

 

Cara Membuat Gantungan Kunci

Alat dan Bahan

Tali Makrame:

Tali katun (cotton rope) atau tali nilon tebal. Warna putih gading seperti di gambar cocok.

Ketebalan sekitar 2mm - 4mm.

Manik-manik (Beads):

Manik-manik kayu atau plastik dengan lubang yang cukup besar agar bisa dimasukkan tali.

Pilih warna sesuai selera (seperti toska/biru muda dan merah muda/pink di gambar).

Pengait/Gesper:

Pengait kunci atau klip plastik seperti yang ada di gambar.

Aksesoris Tambahan:

Benang rami/jute tipis (untuk melilit bagian ujung).

Alat Bantu:

Gunting.

Meteran/penggaris.

Selotip atau penjepit (untuk menahan saat menyimpul).

 

Langkah-Langkah Pembuatan (Simpul Makrame)

Gantungan kunci ini dibuat menggunakan kombinasi Simpul Kepala (Larks Head Knot) di awal dan Simpul Kotak/Simpul Persegi (Square Knot) untuk bagian utama.

1. Persiapan Tali

Potong tali makrame menjadi dua jenis:

Tali Penahan (Core Cord): 1 helai, sepanjang sekitar 30 cm. Ini adalah tali yang akan menahan manik-manik dan simpul.

Tali Penyimpul (Working Cord): 2 helai, masing-masing sepanjang sekitar 80 cm hingga 100 cm (Simpul kotak membutuhkan tali penyimpul yang lebih panjang).

Pasang Tali ke Pengait: Ambil Tali Penahan (Core Cord). Lipat menjadi dua dan masukkan ujung yang melingkar ke lubang pengait, lalu tarik kedua ujung tali melalui lingkaran tersebut (ini adalah Larks Head Knot).

2. Membuat Simpul Awal dan Badan Gantungan

Pasang Tali Penyimpul: Ambil kedua helai Tali Penyimpul. Lipat menjadi dua dan pasang di bawah Tali Penahan, di dekat pengait, menggunakan Larks Head Knot. Sekarang Anda memiliki 4 ujung tali yang menggantung (2 dari Tali Penahan di tengah, 2 dari Tali Penyimpul di sisi luar).

Simpul Kotak Awal: Buat 1 atau 2 Simpul Kotak (Square Knot) untuk mengunci bagian atas:

Simpul Setengah: Buat angka "4" terbalik dengan tali kanan (di atas tali tengah). Masukkan tali kiri di atas ekor "4" terbalik, lalu masukkan tali kiri ke bawah Tali Penahan dan keluar dari lubang "4" terbalik. Tarik kencang.

Simpul Setengah Kedua: Ulangi langkah di atas, tapi kali ini mulailah dari sisi kiri (buat angka "4" biasa). Tarik kencang. (Kombinasi 2 simpul setengah ini adalah 1 Simpul Kotak).

Masukkan Manik-manik: Setelah simpul kotak, masukkan manik-manik pertama (misalnya yang toska) ke Tali Penahan (yang ada di tengah). Geser ke atas, rapat dengan simpul kotak terakhir.

Simpul Kotak Manikin: Buat 1 Simpul Kotak lagi tepat di bawah manik-manik untuk menahan manik-manik tersebut di tempatnya.

Ulangi: Ulangi langkah 3 dan 4 secara bergantian (manik-manik → Simpul Kotak) hingga panjang gantungan yang diinginkan tercapai, dengan mengikuti pola warna (toska, pink, toska, pink, dst.).

3. Finishing (Bagian Ekor)

Setelah simpul kotak terakhir, Anda akan memiliki 4 helai tali.

Gabungkan Ujung: Ikat semua 4 helai tali ini menjadi satu ikatan biasa (seperti simpul tali sepatu) di bagian paling bawah untuk mengakhiri simpul.

Lilitan Rami: Ambil benang rami/jute tipis. Lilitkan dengan rapi beberapa kali di atas simpul akhir yang baru Anda buat, lalu ikat kuat. Ini memberikan sentuhan estetika seperti yang terlihat di gambar.

Potong dan Rumbai: Potong sisa ujung tali di bawah lilitan rami. Anda bisa mengurai atau menyisir tali katun tersebut untuk menciptakan efek rumbai (fray/tassel) seperti pada gambar.

Catatan: Simpul Kotak adalah kunci dari desain ini. Pastikan Anda mengencangkan simpul dengan merata agar bentuk gantungan lurus dan rapi. 


Kami merasa puas dan senang melakukan tugas-tugas tersebut. Kami mendapatkan ilmu dan keterampilan baru. Sebelum membuat kompos saya merasa ini sulit tetapi jika sudah dilakukan akan terasa mudah. Saya membuat kompos bersama teman-teman saya dan dipandu oleh Ibu Shinta. Kami juga mendapat buah tangan berupa pupuk kompos, sabun cuci piring, dan juga gantungan kunci. 



 

 


0 komentar:

Posting Komentar