Rabu, 07 Januari 2026

Esai 5 Psikologi Lingkungan Upcycling sampah anorganik Jessica Maria

Upcycling sampah anorganik

Psikologi Lingkungan Esai 5 

Jessica Maria 24310420063

Dosen Pengampu: Arundati Shinta

Desember 2025






Mengubah sampah anorganik menjadi barang dengan nilai jual adalah salah satu cara membuat sampah menjadi barang berguna. Sampah yang sudah di upcycling dapat digunakan untuk keperluan pribadi atau ide usaha online. Pada kesempatan upcycling sampah ini, saya memilih sampah dari botol permen karet terbuat dari plastik cukup tebal. Botol tersebut dihias menggunakan clay. Jenis clay yang saya gunakan adalah foam clay, teksturnya lembut, sedikit lengket, dan sangat mudah dibentuk dengan tangan. Foam clay lebih ringan dibanding jenis clay polymer atau air dry yang teksturnya mirip dengan tanah liat. Lalu, clay ini tidak memerlukan oven untuk proses pengeringan hanya dijemur di bawah sinar matahari atau didiamkan di suhu ruangan. Pengeringannya memakan waktu kurang lebih sehari sampai dua hari tergantung ukurannya. Foam clay digunakan karena mudah dibentuk, ringan, dan proses pengeringan mudah. 


Proses membuat botol itu menjadi botol serbaguna yang dihiasi clay dimulai dengan melepas sticker botol dan membersihkannya. Lalu, mengolah clay berwarna putih dengan berat kurang lebih 40 gram. Saya membuat badan, kepala kucing dan scarf dari clay yang mengelilingi badan botol permen karet. Sisa clay saya gunakan untuk membentuk mata, hidung, dan pita. Bagian kepala, kuping, dan badan diwarnai dengan cat gouache berwarna coklat sedangkan scarf berwarna coral. Cat gouache, saya pilih karena sudah ada di rumah dan mudah untuk dicampurkan dengan clay. Hanya perlu menambahkan cat itu ke clay dan diuleni sampai merata. Saya beberapa kali menambahkan cat sampai menjadi warna coklat yang saya ingini. Setelah itu, saya membagi adonan clay yang sudah berwarna coklat menjadi tiga bagian besar dan satu bagian kecil. 

Tiga bagian besar saya gunakan untuk membuat badan kucing dan satu bagian kecil dibuat kepala, ekor, dan kuping kucing. Bagian badan dibentuk dari tiga bagian besar, satu persatu dibentuk hingga menjadi lonjong. Tiga bagian yang sudah berbentuk lonjong sampai kurang lebih 21 cm, saya lilit dan tempel dengan lem mengelilingi botol permen itu. Pada bagian ujung-ujung clay saya rekatkan dengan lem. Kalau ada bagian clay yang berlebih maka saya potong dan rapikan ujung potongannya lalu di lem. Setelah menempel dengan baik, saya diamkan sambil membentuk kepala, ekor, dan kuping kucing. Bagian kecil yang sudah disisihkan saya bagi untuk membuat kepala kucing, yang saya bulatkan lalu dipipihkan menggunakan kartu, atau benda pipih yang permukaannya rata dan halus. Saya pipihkan sampai lebarnya hampir memenuhi permukaan tutup botol. Lalu, saya kepala yang sudah jadi saya sisihkan untuk dijemur. 

Lalu, dilanjutkan membuat mata yang terdiri dari bagian putih dan hitam. Bagian putih untuk bagian mata yang lebih besar dan hitam untuk bola matanya. Selanjutnya, kuping dan hidung serta ekor kucing. Pita dan lidah saya buat dari clay yang berwarna pink. Hiasan tambahan adalah scarf berwarna coral yang saya lilitkan di sekeliling leher botol. Setelah kering dan semua bagian sudah ditempel pada botol, saya menjualnya di TikTok shop dengan harga Rp 20.000, dapat dilihat melalui link ini https://vt.tokopedia.com/t/ZSHEXmn2cdqoA-GXPHe/ 




0 komentar:

Posting Komentar