Esai-6 Eksperimen tentang Sampah di Rumah Dosen
Nama: Apriana Aulia Rahma
NIM: 24310410202
Matkul: Psikologi Lingkungan
Dosen: Arundati Shinta
Pada suatu hari, tepatnya pada hari Selasa, 04 November 2025. Saya dan teman-teman sekelas saya melakukan tugas eksperimen tentang sampah di rumah Dosen pengampu mata kuliah Psikologi Lingkungan yaitu Ibu Arundati Shinta. Saya disana sangat senang karena bisa berkunjung di rumah beliau. Kita disana tidak hanya melihat tetapi juga mempraktekkannya secara langsung. Kita disana bermain sambil belajar. Kita belajar tentang bagaimana cara membuat kompos, cara membuat eco enzim, cara membuat gantungan kunci, dan bagaimana cara membuang sampah berdasarkan kategorinya. Dan disini saya akan membagikan informasi yang sudah saya dapat dari Ibu Shinta, tentang bagaimana langkah-langkahnya.
CARA MEMBUAT KOMPOS:
Sebelum membuat kompos kita perlu menyiapkan
- Daun Kering: Kumpulkan daun kering dalam jumlah banyak. Cincang atau sobek-sobek daun menjadi ukuran yang lebih kecil untuk mempercepat proses penguraian.
- Larutan EM4 (Effective Mikroorganisme 4) dan gula/molase (tetes tebu) yang dilarutkan dalam air
Langkah-Langkah Pembuatan Kompos (Metode Karung/Wadah)
Siapkan Larutan Aktivator:
Jika menggunakan EM4: Larutkan EM4 dan gula/molase dalam air sesuai petunjuk.
Jika menggunakan nasi aking: Campurkan nasi aking dan air, aduk hingga larut/hancur.
Basahi Daun Kering:
Sebarkan daun kering di tanah atau alas.
Siram daun kering secara perlahan dengan larutan aktivator hingga lembab merata. Jangan sampai terlalu basah atau becek.
Aduk-aduk daun agar larutan meresap ke seluruh bagian.
Masukkan ke Wadah:
Masukkan daun kering yang sudah dibasahi tadi ke dalam karung atau tong/wadah.
Opsional: Anda bisa membuat lapisan-lapisan: Daun kering - sedikit tanah- kotoran ternak
daun kering lagi - siram aktivator (jika masih ada).
Tutup dan Simpan:
Ikat karung dengan kencang atau tutup rapat wadah/tong.
Simpan di tempat yang teduh, gelap, dan tidak terkena hujan langsung.
CARA MEMBUAT ECO ENZIM:
Perlu diperhatikan:
Eco-Enzyme dibuat dengan perbandingan berat yang baku, yaitu:
1 Bagian Gula (Molase/Gula Merah)
2 Bagian Sampah Organik (Kulit Buah/Sayuran)
Sebelum membuat kita perlu menyiapkan
Persiapan Bahan
Wadah: Bersihkan wadah plastik. Pastikan tidak ada sisa bahan kimia atau sabun.
Air: Masukkan air bersih ke dalam wadah (maksimal 60% dari volume total wadah).
Gula: Larutkan gula (1 bagian) ke dalam air (10 bagian) di dalam wadah. Aduk hingga rata.
Sampah Organik: Cuci bersih sampah organik dan potong kecil-kecil (3 bagian). Tiriskan agar tidak terlalu banyak air tambahan.
CARA MEMBUAT GANTUNGAN KUNCI:
Alat dan Bahan
Tali Makrame:
Tali katun (cotton rope) atau tali nilon tebal. Warna putih gading seperti di gambar cocok.
Ketebalan sekitar 2mm - 4mm.
Manik-manik (Beads):
Manik-manik kayu atau plastik dengan lubang yang cukup besar agar bisa dimasukkan tali.
Pilih warna sesuai selera (seperti toska/biru muda dan merah muda/pink di gambar).
Pengait/Gesper:
Pengait kunci atau klip plastik seperti yang ada di gambar.
Aksesoris Tambahan:
Benang rami/jute tipis (untuk melilit bagian ujung).
Alat Bantu:
Gunting.
Meteran/penggaris.
Selotip atau penjepit (untuk menahan saat menyimpul).
Langkah-Langkah Pembuatan (Simpul Makrame)
Gantungan kunci ini dibuat menggunakan kombinasi Simpul Kepala (Larks Head Knot) di awal dan Simpul Kotak/Simpul Persegi (Square Knot) untuk bagian utama.
1. Persiapan Tali
Potong tali makrame menjadi dua jenis:
Tali Penahan (Core Cord): 1 helai, sepanjang sekitar 30 cm. Ini adalah tali yang akan menahan manik-manik dan simpul.
Tali Penyimpul (Working Cord): 2 helai, masing-masing sepanjang sekitar 80 cm hingga 100 cm (Simpul kotak membutuhkan tali penyimpul yang lebih panjang).
Pasang Tali ke Pengait: Ambil Tali Penahan (Core Cord). Lipat menjadi dua dan masukkan ujung yang melingkar ke lubang pengait, lalu tarik kedua ujung tali melalui lingkaran tersebut (ini adalah Larks Head Knot).
2. Membuat Simpul Awal dan Badan Gantungan
Pasang Tali Penyimpul: Ambil kedua helai Tali Penyimpul. Lipat menjadi dua dan pasang di bawah Tali Penahan, di dekat pengait, menggunakan Larks Head Knot. Sekarang Anda memiliki 4 ujung tali yang menggantung (2 dari Tali Penahan di tengah, 2 dari Tali Penyimpul di sisi luar).
Simpul Kotak Awal: Buat 1 atau 2 Simpul Kotak (Square Knot) untuk mengunci bagian atas:
Simpul Setengah: Buat angka "4" terbalik dengan tali kanan (di atas tali tengah). Masukkan tali kiri di atas ekor "4" terbalik, lalu masukkan tali kiri ke bawah Tali Penahan dan keluar dari lubang "4" terbalik. Tarik kencang.
Simpul Setengah Kedua: Ulangi langkah di atas, tapi kali ini mulailah dari sisi kiri (buat angka "4" biasa). Tarik kencang. (Kombinasi 2 simpul setengah ini adalah 1 Simpul Kotak).
Masukkan Manik-manik: Setelah simpul kotak, masukkan manik-manik pertama (misalnya yang toska) ke Tali Penahan (yang ada di tengah). Geser ke atas, rapat dengan simpul kotak terakhir.
Simpul Kotak Manikin: Buat 1 Simpul Kotak lagi tepat di bawah manik-manik untuk menahan manik-manik tersebut di tempatnya.
Ulangi: Ulangi langkah 3 dan 4 secara bergantian (manik-manik → Simpul Kotak) hingga panjang gantungan yang diinginkan tercapai, dengan mengikuti pola warna (toska, pink, toska, pink, dst.).
3. Finishing (Bagian Ekor)
Setelah simpul kotak terakhir, Anda akan memiliki 4 helai tali.
Gabungkan Ujung: Ikat semua 4 helai tali ini menjadi satu ikatan biasa (seperti simpul tali sepatu) di bagian paling bawah untuk mengakhiri simpul.
Lilitan Rami: Ambil benang rami/jute tipis. Lilitkan dengan rapi beberapa kali di atas simpul akhir yang baru Anda buat, lalu ikat kuat. Ini memberikan sentuhan estetika seperti yang terlihat di gambar.
Potong dan Rumbai: Potong sisa ujung tali di bawah lilitan rami. Anda bisa mengurai atau menyisir tali katun tersebut untuk menciptakan efek rumbai (fray/tassel) seperti pada gambar.
Catatan: Simpul Kotak adalah kunci dari desain ini. Pastikan Anda mengencangkan simpul dengan merata agar bentuk gantungan lurus dan rapi.
Dan dari situ saya mendapatkan ilmu baru tentang bagaimana cara membuat dan belajar secara langsung dengan di bimbing langsung oleh ibu Shinta. Saya disana lebih fokus pada saat ibu Shinta memberikan edukasi bagaimana cara membedakan sampah berdasarkan katagorinya. Saya juga sempat belajar cara membuat gantungan kunci tetapi saya menyerah. Karena saya merasa itu sedikit sulit dan membosankan. Maka dari itu saya mencoba beralih pada cara mengkategorikan jenis sampah. Karena di pandu langsung oleh ibu Shinta.
Selain itu juga kita dapat berlatih bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan. Karena kita juga perlu bekerja sama untuk merapikan kembali tempat yang telah digunakan. Kami juga dapat bingkisan dari Ibu Shinta, berupa kompos kering, sabun cuci piring dan gantungan kunci. Semua itu dikemas dalam paperbag buatan Ibu Shinta. Kami juga sempat mengambil dokumentasi setelah selesai melakukan kegiatan tersebut.








0 komentar:
Posting Komentar