Esai Prestasi Psikologi Lingkungan
Dosen Pengampu: Dr. Dra. Arundati Shinta M.A.
Jessica Maria 243210420063
Yogyakarta 2025
Saya menjadi panitia pemilihan Duta Kampus Universitas Proklamasi 45 yang diadakan 29 November pukul 14.00 WIB. Saya mendaftar setelah melihat pengumuman di Instagram dan akhirnya diterima. Pada rapat perdana, kami bebas memilih posisi dan saya memilih menjadi operator. Saya menjadi operator pada tiga bagian acara yaitu wawancara calon duta, karantina, dan hari pemilihan duta yang dilakukan pada hari yang berbeda. Sebagai operator tugas saya adalah mengoperasikan tampilan pada layar proyektor. Seperti menampilkan slide presentasi materi dari para pembicara dan pelatih. Materi dari pembicara saya susun sesuai rundown acara, sehingga pemberian materi dari tiap pelatih berjalan lancar. Saya juga bertugas, mengatur volume microphone dan video serta musik yang sedang ditampilkan. Saat gladi kotor antara panitia dan kedelapan calon duta kampus, saya memutar background sound sesuai dengan sesi yang sedang berlangsung. Saya mencatat tiap sound yang diinginkan oleh kedelapan calon duta untuk mereka tampilkan pada sesi unjuk bakat. Kemudian saya menyatukannya dalam satu playlist untuk keseluruhan acara pemilihan duta kampus.
Ketika hari pelaksanaan saya memastikan background sound atau video yang ditampilkan sesuai dengan urutan dan jenis acara dalam rundown. Acara berjalan cukup lancar, beberapa kali terdapat gangguan pada suara seperti microphone yang mendadak tidak bersuara, suara yang terlalu besar dan mendadak mengecil. Saat saya mencoba mengatur ulang volume pada meja operator, tidak terjadi perubahan volume. Kemungkinan bermasalah pada pengaturan suara di speaker, yang harus diatur manual, bukan dari meja operator. Tetapi, masalah tersebut dapat terkendali dan dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana.
Kemudian pada tanggal 14 Desember 2025 pukul 09.00 WIB saya mengikuti kegiatan donor darah yang diadakan oleh PMI Bantul di Gereja Hati Kudus Yesus, Ganjuran. Saya melihat pengumuman acara itu diwarta Gereja seminggu sebelumnya dan tertarik mengikutinya. Sebelum memutuskan mendonor, saya memeriksa persyaratannya, karena memenuhi syarat jadi saya memutuskan untuk datang. Pendaftaran dilakukan di depan gedung Sekretariat Gereja, oleh petugas PMI diminta untuk mengisi formulir screening lalu diperiksa tekanan darah. Kemudian masuk ke ruang P3K dan Laktasi untuk dilakukan screening seperti pengecekan ulang terkait kapan terakhir meminum obat atau sakit. Kemudian, petugas mengambil dan memeriksa Hb serta golongan darah saya, hasilnya bagus, sehingga dapat mendonor. Saya diminta berbaring dan sambil menunggu petugas bersiap mengambil darah. Prosesnya pengambilan darahnya sendiri tidak lama, tetapi karena pembuluh darah saya sulit terlihat jadi petugas membutuhkan waktu lama untuk menemukannya. Jadi, harus berpindah dari siku bagian dalam tangan kiri ke kanan, tetapi pembuluh darah saya tetap sulit terlihat karena tipis dan kecil. Saya diminta untuk terus mengepalkan dan membuka telapak tangan agar pembuluh darah dapat terlihat, tetapi sulit, sehingga prosesnya lama. Petugas menjelaskan kemungkinan disebabkan karena saya pertama kali mendonor dan jarang berolahraga. Pada akhirnya, pembuluh darah saya cukup terlihat dan pengambilan darah dimulai. Selama pengambilan darah, tidak pusing, tetapi mendadak timbul rasa lapar. Darah yang diambil sebanyak 350cc, kemudian saya diminta berbaring sebentar sebelum pulang. Mereka memberikan goodie bag dan kalender sebagai apresiasi serta mengingatkan untuk mendonor lagi pada Maret 2026.








0 komentar:
Posting Komentar