Rumah Dosen sebagai ruang belajar alternatif
oleh: Chevani Irvine ( 25310420010)
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A.
Kunjungan
praktek ke rumah dosen menjadi salah satu kegiatan di kelas Psikologi
Lingkungan Universitas Proklamasi 45, yang bertujuan untuk menambah wawasan
mahasiswa secara langsung melalui pengalaman nyata. Kegiatan ini memberikan
kesempatan bagi saya untuk belajar secara langsung tidak hanya dari teori yang di
sampaikan di ruang kelas.
Kegiatan
kunjungan praktik ini di laksanakan di rumah Ibu Shinta Arudanti yang merupakan
dosen pengampu mata kuliah Psikologi Lingkungan. Tujuan praktek yang akan di lakukan
yaitu bereksperimen tentang sampah. Berikut untuk Langkah kegiatan eksperimen
yang dilakukan.
Sampah
yang berasal dari daun Kering di Kumpulkan daun kering dalam jumlah banyak.
Cincang atau sobek-sobek daun menjadi ukuran yang lebih kecil untuk mempercepat
proses penguraian.
Langkah-Langkah
Pembuatan Kompos (Metode Karung/Wadah)
Siapkan
Larutan Aktivator:
Jika
menggunakan EM4: Larutkan EM4 dan gula/molase dalam air sesuai petunjuk.
Jika
menggunakan nasi aking: Campurkan nasi aking dan air, aduk hingga larut/hancur.
Basahi
Daun Kering:
Sebarkan
daun kering di tanah atau alas.
Siram
daun kering secara perlahan dengan larutan aktivator hingga lembab merata.
Jangan sampai terlalu basah atau becek.
Aduk-aduk
daun agar larutan meresap ke seluruh bagian.
Masukkan
ke Wadah: Masukkan daun kering yang sudah dibasahi tadi ke dalam karung atau
tong/wadah.
Opsional:
Anda bisa membuat lapisan-lapisan: Daun kering - sedikit tanah- kotoran ternak daun kering lagi - siram aktivator (jika masih
ada) setelahnya Tutup dan Simpan Ikat karung dengan kencang atau tutup rapat
wadah/tong. Simpan di tempat yang teduh, gelap, dan tidak terkena hujan
langsung.
Eco-Enzyme
dibuat dengan perbandingan berat yang baku, yaitu:
1
Bagian Gula (Molase/Gula Merah)
2
Bagian Sampah Organik (Kulit Buah/Sayuran)
Persiapan
Bahan
Wadah:
Bersihkan wadah plastik. Pastikan tidak ada sisa bahan kimia atau sabun. Masukkan air bersih ke dalam wadah (maksimal
60% dari volume total wadah).Gula: Larutkan gula (1 bagian) ke dalam air (10
bagian) di dalam wadah. Aduk hingga rata.Sampah Organik: Cuci bersih sampah
organik dan potong kecil-kecil (3 bagian). Tiriskan agar tidak terlalu banyak
air tambahan.
Tali
Makrame:
Tali
katun (cotton rope) atau tali nilon tebal, Ketebalan sekitar 2mm - 4mm.
Manik-manik
(Beads) dengan lubang yang cukup besar agar bisa dimasukkan tali.
Aksesoris
Tambahan:
Benang
rami/jute tipis (untuk melilit bagian ujung).
Langkah-Langkah
Pembuatan (Simpul Makrame)
Gantungan
kunci ini dibuat menggunakan kombinasi Simpul Kepala (Larks Head Knot) di awal
dan Simpul Kotak/Simpul Persegi (Square Knot) untuk bagian utama.
1.
Persiapan Tali
Potong
tali makrame menjadi dua jenis:
Tali
Penahan (Core Cord): 1 helai, sepanjang sekitar 30 cm. Ini adalah tali yang
akan menahan manik-manik dan simpul.
Tali
Penyimpul (Working Cord): 2 helai, masing-masing sepanjang sekitar 80 cm hingga
100 cm (Simpul kotak membutuhkan tali penyimpul yang lebih panjang).
Pasang
Tali ke Pengait: Ambil Tali Penahan (Core Cord). Lipat menjadi dua dan masukkan
ujung yang melingkar ke lubang pengait, lalu tarik kedua ujung tali melalui
lingkaran tersebut (ini adalah Larks Head Knot).
2.
Membuat Simpul Awal dan Badan Gantungan
Pasang
Tali Penyimpul: Ambil kedua helai Tali Penyimpul. Lipat menjadi dua dan pasang
di bawah Tali Penahan, di dekat pengait, menggunakan Larks Head Knot. Sekarang
Anda memiliki 4 ujung tali yang menggantung (2 dari Tali Penahan di tengah, 2
dari Tali Penyimpul di sisi luar).
Simpul
Kotak Awal: Buat 1 atau 2 Simpul Kotak (Square Knot) untuk mengunci bagian
atas:
Simpul
Setengah: Buat angka "4" terbalik dengan tali kanan (di atas tali
tengah). Masukkan tali kiri di atas ekor "4" terbalik, lalu masukkan
tali kiri ke bawah Tali Penahan dan keluar dari lubang "4" terbalik.
Tarik kencang.
Simpul
Setengah Kedua: Ulangi langkah di atas, tapi kali ini mulailah dari sisi kiri
(buat angka "4" biasa). Tarik kencang. (Kombinasi 2 simpul setengah
ini adalah 1 Simpul Kotak).
Masukkan
Manik-manik: Setelah simpul kotak, masukkan manik-manik pertama (misalnya yang
toska) ke Tali Penahan (yang ada di tengah). Geser ke atas, rapat dengan simpul
kotak terakhir.
Simpul
Kotak Manikin: Buat 1 Simpul Kotak lagi tepat di bawah manik-manik untuk
menahan manik-manik tersebut di tempatnya.
3.
Finishing (Bagian Ekor)
Setelah
simpul kotak terakhir, Anda akan memiliki 4 helai tali.
Gabungkan
Ujung: Ikat semua 4 helai tali ini menjadi satu ikatan biasa (seperti simpul
tali sepatu) di bagian paling bawah untuk mengakhiri simpul.Lilitan Rami: Ambil
benang rami/jute tipis. Lilitkan dengan rapi beberapa kali di atas simpul akhir
yang baru Anda buat, lalu ikat kuat. Ini memberikan sentuhan estetika.
Potong
dan Rumbai: Potong sisa ujung tali di bawah lilitan rami. Anda bisa mengurai
atau menyisir tali katun tersebut untuk menciptakan efek rumbai (fray/tassel).
Kunjungan
praktek ke rumah dosen merupakan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi saya,dan
meningkatkan motivasi saya dalam mengolah dan bertanggung jawab pada setiap
sampah yang saya hasilkan.







.jpeg)
0 komentar:
Posting Komentar