Senin, 27 Juli 2026

JAWABAN UJIAN AKHIR SEMESTER PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI_DEVITA KAHI NGGONA_25310410003

Nama       :DEVITA KAHI NGGONA

NIM          : 25310410003

Prodi        : Psikologi

Semester : 2

Kelas        : A Reguler

Mata Kuliah: Psikologi Organisasi dan Industri

Tugas      : Ujian Akhir Semester

Dosen Pengampu:Dr.ARUNDATI SHINTA M.A. 

Bulan & Tahun Publikasi : 27,Juli 2026

         


    

       JAWABAN UJIAN AKHIR SEMESTER

Analisis Kasus Administrasi Keuangan 

Dalam studi kasus ini, permasalahan organisasi yang dipilih adalah bagian administrasi keuangan di perguruan tinggi yang sering melakukan kesalahan dalam menghitung biaya kuliah mahasiswa sehingga jumlah tagihan yang diterima terkadang lebih tinggi dari yang seharusnya. Permasalahan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian bagi mahasiswa, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan terhadap kualitas pelayanan administrasi kampus, meningkatkan jumlah keluhan, serta memengaruhi citra institusi. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang komprehensif untuk menemukan akar penyebab masalah, menentukan solusi yang tepat, serta menyusun langkah-langkah pencegahan agar kesalahan serupa tidak terulang di masa mendatang.

1. Descriptive Analytics ( apa yang terjadi)? 

Permasalahan yang terjadi adalah adanya kesalahan administrasi dalam proses perhitungan pembayaran uang kuliah. Kesalahan tersebut menyebabkan mahasiswa merasa bingung, kecewa, dan kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan administrasi. Selain merugikan mahasiswa, kondisi ini juga menurunkan citra institusi karena pelayanan dianggap kurang profesional.

2. Diagnostic Analytics (Mengapa hal ini bisa terjadi) ? 

Beberapa penyebab yang mungkin menimbulkan permasalahan tersebut antara lain beban kerja yang tinggi, kurangnya ketelitian pegawai, sistem administrasi yang belum terintegrasi dengan baik, kurangnya pelatihan penggunaan aplikasi keuangan, lemahnya pengawasan, serta komunikasi yang kurang efektif antarpegawai. Dari sudut pandang Psikologi Industri dan Organisasi, faktor individu, organisasi, dan sistem kerja sama-sama berpengaruh terhadap munculnya kesalahan tersebut.

3. Predictive Analytics ( Apa dampaknya jika dibiarkan) 

Apabila masalah ini terus terjadi, mahasiswa akan semakin kehilangan kepercayaan kepada pihak kampus. Keluhan akan meningkat, hubungan antara mahasiswa dan bagian administrasi menjadi kurang harmonis, serta reputasi institusi dapat menurun. Pegawai administrasi juga berpotensi mengalami stres kerja karena banyaknya komplain yang harus ditangani. Dalam jangka panjang, produktivitas kerja dapat menurun dan kualitas pelayanan menjadi semakin buruk.

4. Prescriptive Analytics ( Solusi dan Tindakan) 

Beberapa solusi yang dapat dilakukan adalah memberikan pelatihan kepada pegawai mengenai ketelitian kerja dan penggunaan sistem administrasi, menerapkan prosedur pemeriksaan ulang (double check) sebelum tagihan diberikan kepada mahasiswa, memperbaiki sistem informasi keuangan agar lebih otomatis dan meminimalkan human error, melakukan evaluasi kinerja secara berkala, serta membangun komunikasi yang baik antara bagian administrasi dan mahasiswa. Pemberian umpan balik secara rutin juga penting agar setiap kesalahan dapat segera diperbaiki.

5. Pre-emptive Analytics ( pencegahan) 

Untuk mencegah masalah serupa terjadi di masa depan, organisasi perlu menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, melakukan audit administrasi secara berkala, menyediakan sistem digital yang terintegrasi, memberikan pelatihan berkelanjutan kepada pegawai, serta membangun budaya kerja yang mengutamakan ketelitian, tanggung jawab, dan pelayanan prima. Selain itu, perlu disediakan mekanisme pengaduan yang cepat sehingga kesalahan dapat segera diketahui dan diperbaiki sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.


                      Daftar Pustaka

Halim, A. (2014). Manajemen Keuangan Sektor Publik: Problematika Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah. Jakarta: Salemba Empat. 

Dessler, G. (2020). Human Resource Management (16th ed.). Pearson.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational Behavior (19th ed.). Pearson.

Kasmir. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori dan Praktik). Jakarta. 


0 komentar:

Posting Komentar