Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Minggu, 26 April 2026

ESAI 1 REVIEW VIDIO, fransiska putri amelia-25310410001

                       NAMA                              : FRANSISKA PUTRY AMELIA

                       NIM                                  : 25310410001

                      MATA KULIAH               : PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORAGNISASI

                      TUGAS ESAI KE            : 2

                     NAMA TUGAS               : REVIEW VIDIO

                    DOSEN PENGAMPU      :Dr. Arundati Shinta M.A

                    TGL, BULAN DAN TAHUN : 26 april 2026 




                 ESAI KE 1 : REVIEW VIDIO

            Judul vidio : Penerbangan terakhir 

           link vidio   :https://youtu.be/wtWhEOJS9Js

           chanel youtube : @ jejakanakkampung2002

                                           ISI VIDIO  :

 Video tersebut merangkum alur cerita film tahun 2026 berjudul "Penerbangan Terakhir", yang mengisahkan sisi gelap kehidupan seorang pilot bernama Kapten Deva Angkasa. Deva digambarkan sebagai sosok yang karismatik namun sangat manipulatif, di mana ia menjalin hubungan asmara dengan seorang pramugari bernama Tiara setelah memanfaatkan nostalgia masa sekolah mereka. Di balik janji-janji manisnya, Deva ternyata hanya memanfaatkan Tiara untuk kepentingan pribadi, termasuk menipu Tiara agar memberikan uang sebesar Rp100 juta dengan alasan palsu untuk biaya pengobatan ibunya.Konflik memuncak ketika Tiara mengetahui bahwa pada hari yang sama saat Deva meminjam uang tersebut, ia justru melangsungkan pernikahan dengan seorang influencer bernama Nadya. Meskipun sudah menikah, Deva tetap berusaha mengejar Tiara dengan berbagai kebohongan dan drama, termasuk mengaku tertekan dalam pernikahannya. Namun, situasi berbalik menjadi bumerang bagi Tiara ketika Nadya mengetahui hubungan mereka dan menggunakan pengaruhnya di media sosial untuk memfitnah Tiara sebagai perusak rumah tangga demi konten dan simpati publik. Pada akhirnya, cerita ini berakhir dengan tragis bagi pihak perempuan yang jujur. Tiara harus kehilangan pekerjaannya sebagai pramugari dan menanggung beban sosial akibat fitnah yang viral, sementara Deva dan Nadya memilih untuk berdamai demi citra mereka. Film ini ditutup dengan pesan moral tentang pentingnya bagi seorang wanita untuk menghargai harga diri mereka dan tidak terjebak dalam manipulasi pria yang tidak setia, serta memberikan gambaran betapa kejamnya konsekuensi dari sebuah pengkhianatan dalam dunia profesional dan personal.

                               PERMASALAHAN:

Permasalahan utama dalam video tersebut berpusat pada tindakan manipulasi emosional dan penipuan yang dilakukan oleh Kapten Deva terhadap Tiara. Deva memanfaatkan kepercayaan dan perasaan cinta Tiara untuk melakukan penipuan finansial sebesar Rp100 juta dengan alasan palsu, sementara di saat yang sama ia menjalani kehidupan ganda dan mengkhianati Tiara dengan menikahi wanita lain. Masalah ini kemudian berkembang menjadi skandal publik ketika istri Deva, Nadya, menggunakan pengaruhnya sebagai influencer untuk memutarbalikkan fakta dan memfitnah Tiara sebagai perusak rumah tangga di media sosial. Akibatnya, muncul ketidakadilan yang nyata di mana Tiara harus menanggung beban sosial dan kehilangan kariernya sebagai pramugari, sementara pelaku utama pengkhianatan tersebut justru berhasil memperbaiki citra dan kembali ke kehidupan normalnya.

                                KRITIK :

Pertama, dari sisi moralitas dan etika profesi, film ini mengkritik habis perilaku penyalahgunaan kekuasaan di dunia kerja. Sosok Deva mewakili oknum yang menggunakan karisma dan jabatannya sebagai kapten pilot untuk memanipulasi bawahan (pramugari). 

Kedua, kritik terhadap kerentanan perempuan dalam hubungan yang toksik. Melalui karakter Tiara, film ini menggambarkan bagaimana cinta yang buta dapat membuat seseorang kehilangan akal sehat, hingga mengorbankan stabilitas finansial keluarga

                                  KESIMPULAN

Kesimpulan dari video tersebut adalah sebuah penggambaran mengenai kekejaman manipulasi dan ketidakadilan sosial yang terjadi dalam hubungan personal maupun ruang publik. Film ini menegaskan bahwa kesuksesan profesional seseorang tidak menjamin keluhuran budi pekerti, sebagaimana diperlihatkan melalui karakter Deva yang tega mengeksploitasi perasaan dan finansial korbannya demi kepuasan pribadi.

                                DAFTAR PUSTAKA

@jejakanakkampung, youtube, https://youtu.be/wtWhEOJS9Js







Sabtu, 25 April 2026

Esai 2- Review Jurnal- psikologi Industri dan Organisasi- Putri Kahi Timba-25310410006.




Nama             : Putri Kahi Timba

NIM                : 25310410006

Kelas              : A Reguler

Mata Kuliah    : Psikologi Industri dan Organisasi

Tugas esai Ke : 2 - Review Jurnal

Nama Tugas:  Meringkas Jurnal

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A

Tgl, Bulan & Tahun Publikasi: 25 April 2026



ESAI KE-2 REVIEW JURNAL


Topik

Analisis peran motivasi kerja dalam meningkatkan prestasi kerja karyawan: Sebuah tinjauan literatur pada organisasi modern.

Sumber

Irawan, H., Ayu, I. W., Nurwahidah, S., & Darmanto. (2024). Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Riset Kajian Teknologi & Lingkungan (JRKTLO), 7(2), Desember, P280-P286. Link Jurnal: https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jrktl/article/view/1915

Permasalahan

Idealnya, setiap organisasi mengharapkan prestasi kerja yang optimal dari seluruh SDM untuk menjamin keberlangsungan perusahaan. Namun kenyataannya, mempertahankan tingkat prestasi kerja yang konsisten sangat sulit dilakukan, terutama pada pekerja kontrak atau sementara. Hal ini disebabkan oleh adanya ketidakpastian masa depan kerja, hubungan yang kurang harmonis dengan pihak manajemen, serta ketidakseimbangan beban kerja yang sering kali mematikan motivasi dan menurunkan kualitas output pekerjaan

Teori

  • Prestasi Kerja (Kinerja) :Merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Indikator utamanya mencakup waktu kerja, kualitas, kuantitas, dan kemampuan kerjasama tim
  • Motivasi Kerja: Faktor psikologis yang memacu antusiasme dan semangat kerja agar karyawan dapat bekerja secara efektif dengan mengintegrasikan segala kemampuannya untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Faktor Ekstrinsik: Mencakup kompensasi, hubungan dengan manajemen, dan kepastian pekerjaan yang menjadi stimulus luar bagi peningkatan prestasi kerja.

Metode

  • Alat ungkap: Studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai dokumen ilmiah, buku, dan artikel riset terkait.
  • Sumber data: Data sekunder yang berasal dari jurnal ilmiah nasional yang relevan dengan bidang Psikologi Industri dan Organisasi.
  • Analisis: Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk membedah keterkaitan antara motivasi dan capaian prestasi kerja individu dalam organisasi.

Hasil Penelitian

  • Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan antara motivasi kerja terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan.
  • Faktor kunci yang menentukan prestasi pekerja (khususnya pekerja sementara) meliputi: kepastian pekerjaan, hubungan sehat dengan manajemen, keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), dan sistem kompensasi yang adil.
  • Pemberian motivasi, baik secara positif (penghargaan) maupun negatif (standar kedisiplinan), terbukti mampu menjaga ritme kerja yang produktif.

Diskusi

Meskipun jurnal ini memaparkan hubungan motivasi dan prestasi dengan baik, terdapat beberapa catatan kritis untuk pembelajaran akademik:

  1. Validitas Metodologis: Karena menggunakan metode studi literatur, penelitian ini tidak menyertakan angka validitas dan reliabilitas alat ukur yang spesifik, sehingga sulit dijadikan acuan tunggal untuk penelitian replikasi tanpa data primer.
  2. Keterbatasan Variabel: Peneliti belum membedah secara mendalam pengaruh variabel demografis seperti perbedaan usia (generasi) terhadap jenis motivasi yang dibutuhkan untuk memicu prestasi kerja.
  3. Perspektif Kepemimpinan: Fokus penelitian lebih banyak pada sistem organisasi, namun kurang mendalami bagaimana gaya kepemimpinan secara personal dapat menjadi faktor perusak atau pembangun prestasi kerja secara langsung di lapangan.

Daftar Pustaka

Irawan, H., Ayu, I. W., Nurwahidah, S., & Darmanto. (2024). Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Riset Kajian Teknologi & Lingkungan, 7(2), 280-286. https://e-journallppmunsa.ac.id/index.php/jrktl/article/view/1915

 

Jumat, 24 April 2026

Esai 1- Review vidio- psikologi Industri dan Organisasi- Putri Kahi Timba-25310410006.



Nama             : Putri Kahi Timba

NIM                : 25310410006

Kelas              : A Reguler

Mata Kuliah    : Psikologi Industri dan Organisasi

Tugas esai Ke :  1- Review Vidio

Nama Tugas: Esai Kritis Review Video

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A

 Tgl, Bulan & Tahun Publikasi: 25 April 2026



ESAI KE-1 REVIEW VIDIO

Gugatan Terhadap Narasi "Slow but Sure": Analisis Kritis Produktivitas dalam Kompetisi Menebang Kayu

Sumber Vidio :

Judul Video: #babyshorts (Jangan pernah remehkan orang yang terlihat santai)

Link Video: https://youtube.com/shorts/VOiAZQVBU0U

Chanel Youtube : AC STORY

Tahun Publikasi : 24 Februari 2026


Isi Video :

Video pendek dari akun YouTube AC STORY ini memperlihatkan sebuah perlombaan menebang kayu yang diikuti oleh beberapa pria. Saat aba-aba dimulai, semua peserta langsung mengayunkan kapak mereka dengan sangat cepat dan bertenaga. Namun, ada satu pria yang justru memilih untuk diam memegang kapaknya tanpa melakukan gerakan apa pun. Narasi video menjelaskan bahwa pria tersebut tidak sedang menunda, melainkan sedang mengamati serat kayu dan mencari sudut terbaik agar tenaganya tidak terbuang sia-sia. Video ini ingin menunjukkan bahwa strategi dan kesabaran jauh lebih efektif daripada sekadar adu kecepatan.

Permasalahan :

Persoalan utama dalam video ini adalah adanya upaya untuk membenarkan ketidaksiapan kerja dengan bungkusan "strategi". Penonton digiring untuk percaya pada narasi romantis bahwa orang yang diam adalah orang yang paling pintar dalam sebuah sistem kerja. Hal ini memicu pola pikir yang tidak kritis karena mengabaikan fakta-fakta teknis dan visual yang ada di depan mata hanya demi mendapatkan pesan moral yang terasa "bijak". Inilah yang disebut sebagai bentuk pengaburan logika dalam konten media sosial.

Kritik :

Bila kita telisik lebih dalam, terdapat beberapa kejanggalan yang membuktikan bahwa narasi video ini tidak logis dan cenderung membodohi penonton:

  1. Manipulasi Hasil Akhir: Jika kita jeli memperhatikan area latar belakang pada detik-detik akhir video, ada peserta di sisi kiri yang sebenarnya sudah menjatuhkan potongan kayunya lebih cepat. Namun, narator tetap mengarahkan penonton untuk melihat pria yang "diam" tadi sebagai pemenangnya. Ini adalah kesalahan fakta yang fatal demi sebuah konten motivasi.

  2. Kekeliruan Konsep Persiapan (PIO): Dalam kacamata Psikologi Industri dan Organisasi, persiapan teknis seperti melihat serat kayu seharusnya dilakukan dalam tahap perencanaan (planning) sebelum waktu kompetisi berjalan. Diam di saat waktu sudah dihitung bukan merupakan strategi, melainkan bentuk inefisiensi. Dalam dunia industri, perilaku seperti ini justru menghambat alur kerja dan menurunkan produktivitas tim.

  3. Mitos "Tenaga Cadangan": Video mengeklaim bahwa pria tersebut menyimpan tenaga sementara yang lain kelelahan. Padahal, dalam kompetisi fisik sesingkat itu, momentum awal adalah kunci. Memberikan ruang bagi lawan untuk melaju jauh hanya akan menciptakan beban psikologis dan ketertinggalan yang sulit dikejar, meskipun kapak diayunkan dengan sudut yang tepat sekalipun.

  4. Ketidaklogisan Narasi Motivasi: Narasi ini mendidik penonton untuk merasa nyaman dengan kelambanan bertindak. Seharusnya, efektivitas kerja dicapai dengan menggabungkan persiapan matang dan eksekusi yang cepat. Memilih salah satunya saja—apalagi memilih untuk diam saat kompetisi dimulai—adalah cara pandang yang keliru dalam manajemen kinerja.

 Sebetulnya, solusi dari tantangan menebang kayu adalah melakukan riset sebelum mulai dan mengeksekusinya dengan kecepatan penuh. Tidak perlu ada drama "berdiam diri" yang justru memperlihatkan kurangnya kesiapan mental dalam menghadapi persaingan.

Kesimpulan

Kita harus lebih kritis dalam membedah konten media sosial agar tidak terjebak dalam pembodohan massal yang dibungkus dengan visual menarik. Strategi tanpa kecepatan eksekusi adalah kegagalan dalam manajemen waktu. Di era industri yang serba cepat, pemenang yang sesungguhnya adalah mereka yang mampu berpikir cepat sekaligus bertindak secara akurat.

Daftar Pustaka :

AC STORY. (2026, 24 Februari). #babyshorts [Video]. YouTube. https://youtube.com/shorts/VOiAZQVBU0U.


Rabu, 22 April 2026

review jurnal esai 2 Fransiska putri amelia

                                   







                                    NAMA : FRANSISKA PUTRY AMELIA

                                   MATKUL : PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI 

                                   PRODI    : PSIKOLOGI

                                   NIM        : 25310410001

                            DOSEN PENGAMPU  : DR ARUNDATI SHINTA

                           TGL,BULAN DAN TAHUN : 26,APRIL 2026



                                  ESAI 2 REVIEW JURNAL


Sumber : Andia Salsabilla dan Ian Nurpatria Suryawan 2022 dalam AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, PENGARUH KEPUASAN KERJA, DISIPLIN KERJA, DAN MOTIVSI KERJA TERHADAP KINEJA KARYAWAN ,  P-ISSN 2407-8018, E-ISSN 2721-7310,

http://dx.doi.org/10.37905/aksara.8.1.137-146.2022

TOPIK : kepuasan kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan.



  PERMASALAHAN : Penuruna hasil penilaian kerja.

 Sumber daya manusia bisa jadi penentu hasil tidaknya sebuah perusahaan. jika SDM memiliki kualitas sesuai dengan keahlian yang diinginkan oleh perusahaan maka akan berpengaruh positif untuk perusahaan tersebut. Pada jurnal aslinya terdapat data empiris yang menunjukan adanya penurunan hasil penilaian kinerja karyawan pada tahun 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan paling signifikan terjadi pada kriteria sikap pekerja(attitude). Penilaian ini mencakup beberapa aspek penting, yaitutingkah laku karyawan, pengembangan bawahan, dan pelayanan kepada pelanggaran.


 TUJUAN : Tujuan utama dari penelitian dalam jurnal tersebut adalah untuk menganalisis dan mengetahui dari tiga variabel tersebut yaitu tingkah laku karyawan, pengembangan bawahan, dan pelayanan kepada pelanggaran.


ISI : Penelitian ini didorong oleh peran penting Sumber Daya Manusia sebagai penentu keberhasilan atau kegagalan sebuah perusahaan. Masalah spesifik yang diangkat adalah terjadinya penurunan hasil penilaian kinerja di PT KWS pada tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada kriteria sikap pekerja (attitude) yang mencakup tingkah laku, pelayanan pelanggan, dan pengembangan bawahan. Selain itu, ditemukan rendahnya kedisiplinan berupa keterlambatan karyawan yang disebabkan oleh pemberian sanksi yang kurang tegas, sehingga menurunkan produktivitas kerja.


METODE : Jenis Penelitian: Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian kausalitas, yaitu metode yang bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat. Populasi: Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT KWS yang berjumlah 171 orangSampel: Sampel yang diambil untuk penelitian ini adalah sebanyak 80 karyawan tetap.

HASIL : 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja secara bersama-sama memiliki hubungan yang sedang dan positif terhadap kinerja karyawan di PT KWS. Ketiga variabel tersebut secara simultan memberikan kontribusi sebesar 31,1% terhadap kinerja karyawan, sementara 68,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan koefisien regresi sebesar 0,143. Disiplin kerja juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dengan nilai koefisien sebesar 0,129. Di antara semua faktor, motivasi kerja memberikan pengaruh yang paling besar dan signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan dengan koefisien regresi mencapai 0,363. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut, dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja masing-masing memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan di PT KWS.


DISKUSI : Kinerja karyawan di PT KWS sangat dipengaruhi oleh tingkat kedisiplinan, di mana terdapat kaitan erat antara perilaku disiplin dengan pencapaian tujuan perusahaan. Masalah utama yang ditemukan adalah adanya fenomena keterlambatan karyawan yang disebabkan oleh sanksi yang kurang tegas dari pihak perusahaan, sehingga karyawan kehilangan rasa tanggung jawab terhadap waktu. Hal ini selaras dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa ketidakhadiran dan keterlambatan berakibat langsung pada penurunan produktivitas.

 DAFTAR PUSTAKA : Andia Salsabilla dan Ian Nurpatria Suryawan 2022 dalam AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, PENGARUH KEPUASAN KERJA, DISIPLIN KERJA, DAN MOTIVSI KERJA TERHADAP KINEJA KARYAWAN ,  P-ISSN 2407-8018, E-ISSN 2721-7310,

http://dx.doi.org/10.37905/aksara.8.1.137-146.2022










                                   

Senin, 20 April 2026

Esai 1 - Review Vidio - Psikologi Industri & Organisasi - Muhamad Ridho Rasyidin_25310410005_Psikogi

 

Nama : Muhamad Ridho Rasyidin

NIM : 25310410005

Prodi : Psikologi

Semester : 2

Mata kuliah : Psikologi Industri & Organisasi

Tugas Esai 1 : Review video

Dosen Pengampu :  Dr Arundati Shinta 

Tanggal Publikasi : Selasa 21 April 2026

Waktu Publikasi : 12.45 (WIB) 



ESAI 1 REVIEW VIDEO

Judul Video :”BOCIL LEBIH PILIH MAINAN DARIPADA.. 😱”


Like : 584 ribu
View : 30.724.052
Tahun : Januari 2026
Channel : Iben M.A.

Ada sebuah video berjudul : "BOCIL LEBIH PILIH MAINAN DARIPADA...😱" dari seorang konten kreator bernama Iben M.A. yang mendapatkan 584 ribu like dan komen sebanyak 4,2 ribu.
Dalam tayangan tersebut ada seorang anak kecil dihadapkan pada dua pilihan untuk memilih antara sebuah mainan yang menarik secara visual atau sejumlah uang yang nilainya secara objektif jauh lebih tinggi bagi orang dewasa. Sesuai dugaan sang anak dengan polosnya memilih mainan tersebut.
 
Video ini dikemas untuk hiburan penonton. Namun di akhir video ada seorang anak yang memilih untuk mendapatkan uang sebesar 5 juta dan berbicara bahwa “Uang aja bang 5 Juta buat mama di rumah”. Sebenarnya ada hal yang lumayan janggal dan disayangkan pada video ini dikarenakan anak kecil yang notabene nya masih di fase perkembangan menurut psikologi tapi dia bisa memilih uang dan memikirkan ekonomi yang terjadi pada keluarganya.

Namun disinilah juga letak permasalahannya. Video tersebut hanya mengeksploitasi keluguan anak untuk tujuan hiburan semata tanpa memberikan konteks edukasi yang memadai. Seharusnya video itu juga membahas tentang alasan psikologis di balik keputusan sang anak dan bukan hanya untuk menjadikannya bahan tontonan lucu-lucuan. Alasannya adalah penonton awam mungkin akan menganggap anak tersebut kurang cerdas atau membuat keputusan yang salah dan merugikan dirinya sendiri. 

Padahal dari sudut pandang psikologi keputusan anak tersebut sangat wajar dan valid sesuai dengan tahap perkembangannya. Jika kita membedah fenomena ini menggunakan Teori Perkembangan Kognitif dari Jean Piaget, dimana anak-anak terutama yang berada pada tahap pra-operasional (usia 2-7 tahun) itu belum sepenuhnya memahami konsep pemikiran abstrak. Dimana uang kertas pada dasarnya adalah sebuah konsep simbolik dan abstrak. Lembaran uang itu tidak memiliki nilai intrinsik bagi anak kecil yang belum memahami fungsi pertukaran ekonomi. Sebaliknya mainan memberikan stimulus visual yang baik untuk bermain dan belajar anak. Selain itu hal ini juga berkaitan erat dengan konsep Nilai Subjektif dimana bagi seorang anak utilitas atau kegunaan sebuah mainan saat itu juga jauh melampaui janji nilai masa depan dari selembar uang. 

Kritik : 
Sayangnya video ini gagal menyoroti bias kognitif orang dewasa yang seringkali memaksakan standar pemikiran logis mereka kepada seorang anak-anak yang struktur kognitifnya memang belum berkembang untuk memproses hal tersebut dan menganggap bahwa anak tersebut di kacamata orang dewasa sangat bodoh dan ga masuk akal karena tidak memilih uang yang seharusnya nominalnya lebih besar dari sekedar mainan, dan disinilah fungsi psikologi sebagai alat atau cara untuk memahami hal tersebut padahal yang dilakukan anak sudah semestinya sesuai dengan proses perkembangan seorang anak.
Alangkah baiknya jika konten ini akan jauh lebih berkualitas jika disisipi dengan penjelasan psikologis yang mendasar. Karena seorang kreator di era digital seharusnya tidak hanya fokus mengejar views dari kepolosan anak-anak tetapi juga memberikan pemahaman yang benar kepada audiens.

Daftar Pustaka
Iben M.A. (2026). BOCIL LEBIH PILIH MAINAN DARIPADA.. 😱. 
YouTube.







Esai 2 (Review Jurnal ) - Psikologi Industri dan Organisasi - Muhamad Ridho Rasyidin_25310410005_Psikologi


Nama : Muhamad Ridho Rasyidin

NIM : 25310410005

Prodi : Psikologi

Semester : 2

Mata Kuliah : Psikologi Industri & Organisasi

Tugas Esai 2 : Review 1  Jurnal

Dosen Pengampu : Dr Arundati Shinta

Tanggal penulisan : Senin, 20 April 2026

Waktu : 17.25 (WIB)


Esai 2 Review Jurnal

Judul : Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Pengembangan Karier Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan.

Topik : Manajemen sumber daya manusia, kepuasan kerja karyawan, penelitian kuantitatif.


Sumber : Rulianti, E., & Nurpribadi, G. (2023). Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja dan pengembangan karier terhadap kepuasan kerja karyawan.), 6(1), 849-858. DOI : https://doi.org/10.36778/jesya.v6i1.1011.


Permasalahan : Sumber daya manusia adalah aset paling penting yang menentukan keberhasilan serta kelancaran operasional suatu perusahaan. Namun perusahaan juga sering kali menghadapi kesulitan dalam menjaga kualitas SDM jika mengabaikan aspek kepuasan kerja para karyawan nya. Ketidakpuasan itu sering kali timbul akibat kondisi lingkungan kerja yang buruk, kurangnya motivasi dari pihak manajemen, serta terbatasnya peluang untuk pengembangan karier. Masalah-masalah ini jika dibiarkan dapat memicu penurunan produktivitas dan tingginya angka pengunduran diri pada karyawan. Dengan demikian sangat penting bagi perusahaan untuk mengelola faktor-faktor psikologis dan fasilitas kerja yang mempengaruhi agar karyawan merasa dihargai dan nyaman.


Tujuan Penelitian : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan pengembangan karier terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan pada PT. Daelim Indonesia Jababeka 2.


Isi : Kepuasan kerja dijelaskan sebagai sikap emosional serta pandangan umum karyawan terhadap pekerjaannya yang dipengaruhi oleh sejauh mana harapan individu itu terpenuhi. Motivasi kerja didefinisikan sebagai dorongan eksternal maupun internal yang memicu karyawan untuk bekerja secara antusias dan rela tanpa adanya keterpaksaan serta lin ngkungan kerja mencakup segala fasilitas di sekitar pekerja, termasuk aspek fisik seperti AC dan penerangan memadai yang mendukung kenyamanan selama bertugas. Sementara itu juga pengembangan karier melibatkan rangkaian program perusahaan untuk menyelaraskan potensi karyawan dengan kesempatan jabatan di masa depan.


Metode : Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh langsung dari objek penelitian. Populasi penelitian mencakup 300 pegawai, dengan sampel terpilih sebanyak 75 responden berdasarkan perhitungan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner digital lewat Google Form yang diukur menggunakan tertentu. Seluruh data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS Versi 22.


Hasil : Hasil dari pengujian statistik membuktikan bahwa motivasi, lingkungan kerja, dan pengembangan karier berpengaruh positif serta signifikan terhadap kepuasan kerja. Persamaan regresi yang ditemukan dalam penelitian ini adalah variabel motivasi kerja memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai koefisien sebesar 0,728. Nilai R Square sebesar 0,515 mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut berkontribusi sebesar 51,5% terhadap kepuasan kerja karyawan.


Diskusi : Motivasi yang kuat terbukti membuat karyawan lebih bersemangat, sementara lingkungan fisik yang bersih dan nyaman membantu mengurangi kelelahan serta stres kerja. Selain itu juga pemberian pelatihan kompetensi dan peluang jenjang karier yang adil secara signifikan meningkatkan loyalitas pada karyawan. Perusahaan sangat disarankan untuk terus memberikan penghargaan ataupun reward serta menciptakan budaya komunikasi yang harmonis demi mencapai efektivitas kinerja yang optimal secara berkelanjutan.


Daftar Pustaka :

• Rulianti, E., & Nurpribadi, G. (2023). Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja dan pengembangan karier terhadap kepuasan kerja karyawan.), 6(1), 849-858. DOI : https://doi.org/10.36778/jesya.v6i1.1011.







Minggu, 19 April 2026

Febri Ayu A. Ngoranoka

Heloo semuanya, perkenalkan nama saya : Febri Ayu A. Ngoranoka
 dengan nim: 25310410004 saya dari program studi psikologi dari Universitas proklamasi 45 yogyakarta saya asal dari Maluku Utara lebih tepatnya kabupaten Halmahera timur. 
Sekian dari saya terimakasih. 

Devita kahi nggona

 Hai perkenalkan nama saya Devita kahi nggona, biasa di panggil Devi.Saya berasal dari provinsi Nusa Tenggara Timur lebih tepatnya di sumba timur, saat ini saya sedang menempuh pendidikan di salah satu universitas di Yogyakarta yaitu kampus Universitas Proklamasi 45 dengan jurusan Psikologi. 

Putri Kahi Timba

Putri Kahi Timba

Nim: 25310410006

Prodi : psikologi 

Saya biasa di panggil Putri, saya dari NTT lebih tepatnya di Sumba Timur, dan saya merupakan mahasiswa Psikologi dari universitas proklamasi 45 Yogyakarta

perkenalkan nama sya fransiska putri amelia

Saya biasa si panggil amel, saya dari ntt, NIM:25310410001

Perkenalan dengan Arman Ramadhan

Nama: Arman Ramadhan Zulvian 
NIM: 25310410052



Perkenalan Saya Muhamad Ridho (Salam Booyah)

 Perkenalan Nama Saya M Ridho Rasyidin - Salam Booyah



Nama : Muhamad Ridho Rasyidin
NIM : 25310410005
Prodi : Psikologi

Perkenalan Muhammad Bima Bahaudin Nuha

Nama: Muhammad Bima Bahaudin Nuha 

NIM: 25310410012

PRODI: Psikologi