Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Minggu, 10 Mei 2026

ESAI 4 BUAT KERAJINAN, FRANSISKA P. AMELIA





                                          NAMA : FRANSISKA PUTRI AMELIA
                                            NIM    : 25310410001
                                            MATKUL : PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI
                                            TUGAS KE :  ESAI KE 4
                                            NAMA TGS : BERPRILAKU INOVATIF, MERINTIS USAHA
                                            DOSEN PENGAMPU : Dr Arundati Shinta M.A
                                             HARI/TGL    : MINGGU,10-05-2026


   Dalam esai yg ke 4 ini, saya membuat sebuah produk yaitu " kotak pensil" dari stick es krim.
Dalam pembuatan kotak pensil ini, tentu ada alat dan bahan serta langkah-langkah pembuatannya.
yang pertama yaitu alat dan bahan : 
 - alat : pegangan dari lem tembak, gunting
 - bahan : stick, botol, lem tembak, kertas warna 
 - Langlah-langkas pembuatannya :
    1. siapkan alat dan bahan
    2. gunting bagi dua botolnya
    3. susun stick bagian belakangnya sambil di lem
    4. buat ujungnya jadi bentuk segitiga
    5. next,, tempelkan stick di keliling botol
    6. ratakan stick bagian bawahnya
    7. setelah itu tempelkan botol yang sudah di lingkari stick di susunan stick yang sebelumnya
    8. gunting kertas warna dan buat pita
    9. ikat pita tersebut di sekeleliling botol.

  Dalam pembuatan produk ini tidak begitu mulus, tetapi ada 1 hambatannya yaitu dalam menyiapkan stick atau mencari stick. mencari stick bekas itu tidak mudah. dimana, saya harus menunggu 5 hari untuk  mencari atau memungut stick satu-satu disekitaran tempat tinggal saya, dan itu bukanlah hal yang mudah. saya membutuhkan waktu 5 hari untuk mencari stick bekas. Saya juga tidak selalu menemukan stick yang mulus, tetapi ada stick yg sudah rusak atau patah, tetapi saya tidak mengambilnya. setelah sticknya udah lumayan banyak, saya cuci semua stick tersebut. 
Dalam hambatan ini ada juga solusi yang saya dapatkan yaitu saya meminta bantuan teman untuk membantu saya dalam mencari stick tersebut sehingga sticknya terkumpul dalam waktu 5 hari saja.
Lalu, proses memasarkan barang ini, saya upload di medsos berupa tiktok lalu menampilkan hasil produk dengan rapi, menambahkan hasthtag, dan memberikan informasi harga., namun sayangnya sampai saat ini produknya belum laku. karena tiktok saya juga pengikutnya tdk banyak dan baru kemarin juga saya mendaftar akun tiktok baru karena akun tiktok lama saya di band dan tdk bisa di buka selama 2 bulan.

Dalam pembuatan produk ini juga ada permasalahan yang berkaitan dengan psikologi industri dan konsumen yaitu :
 - permasalahan berhub dengan psikologi industrinya yaitu konsentrasi dan kelelahan saat pembuatan produk, yang dimana saya sering merasa lelah dan kehilangan semnagat dan kosentrasi saat proses pembuatan, akibatnya hasil kotak pensilnya kurang rapi
- permasalahan yg berhubungan dengan psikologi konsumennya adalah penilaian dengan penampilan produk atau hasil produk, yang dimana kemarin ada tetangga kamar saya yang ingin membelinya tetapi setelah dia melihat produknya dia mengatakan bahwa produknya kurang modern dan akibatnya dia tidak jadi membelinya.
   


 


INI ILUSTRASI FTO SAYA DAN PRODUKNYA :
 
                                              







                         

Esai 1 - Review Video/ Film - Psikologi Industri dan Organisasi - Arman Ramadhan Zulvian - 25310410052


Nama: Arman Ramadhan Zulvian 

NIM: 25310410052

Kelas: A.Reguler

Prodi: Psikologi 

Mata Kuliah: Psikologi Industri dan Organisasi (PIO)

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A.

Tanggal Pengerjaan: 11 Mei 2025





1. Sinopsis dari Film 5 cm

Film 5 cm yang rilis tahun 2012 ini disutradarai Rizal Mantovani dan diadaptasi dari novel laris Donny Dhirgantoro. Ceritanya sederhana: lima sahabat Genta, Arial, Ian, Riani, Zafran. Genta lalu punya ide supaya mereka mendaki Gunung Mahameru tanpa bawa HP atau alat komunikasi lainnya. Ada istilah "5 cm" yang jadi simbol jarak di hati supaya semangat mereka tetap menyala. Sepanjang pendakian, konflik kecil mulai muncul, sampai akhirnya mereka kesulitan menghadapi longsor pasir di puncak.

2. Permasalahan 

Permasalahan yang saya lihat di film ini lebih ke eksekusi teknis yang menurut saya agak mengganggu. Beberapa adegan penting, apalagi yang penuh emosi kayak berantem di sungai , volume suaranya tiba-tiba meledak-ledak. Pernah saya alami pas nonton, tiba-tiba kaget sendiri karena dialognya mendadak keras banget. Rasanya seperti dipaksa ikut marah sedih, padahal transisinya kurang halus.

Dari sisi pengambilan gambar, ada beberapa shoot yang terasa aneh. Contohnya adegan menyorot ke semua tokoh waktu mereka mendaki menuju puncak. Gerakannya kaku, seperti dibuat-buat. Padahal kalau mendaki biasa saja mungkin lebih terasa natural. Lalu pemilihan lokasi syutingnya terlalu bersih. Mungkin sutradara mau menonjolkan keindahan alam, tapi jadi kurang greget. Saya sebagai penonton susah merasakan dingin yang menusuk, capek yang luar biasa, atau rasa putus asa. Semua tampak terlalu cantik untuk sebuah perjuangan yang nyaris merenggut nyawa. 

3. Kesimpulan

Kesimpulannya,secara pedalaman per karakter 5 cm lumayan oke, dan juga dalam menyampaikan pesan persahabatan dan makna di balik jarak. Tapi sayang, masalah teknis bikin pengalaman menonton jadi kurang. Volume audio kurang konsisten, shoot terasa janggal, serta lokasi yang kurang berbahaya membuat film ini janggal. Yang seharusnya hanyut dalam emosi para tokoh, saya malah merasa terganggu sama hal-hal kecil tadi. Padahal film ini potensi ceritanya besar, hanya saja eksekusi saat syuting kurang matang.Untuk film yang ambisiusnya sebesar mendaki gunung tertinggi di Jawa, eksekusi teknisnya terasa masih setengah-setengah. Cocok buat yang suka visual indah, tapi jangan harap dapat sensasi mendebarkan yang kuat.

Daftar Pustaka
Rafi Bagaskara Seto (2026). 5 CM 2012 Full Movie HD. Youtube
https://youtu.be/3kiG0u6fb08?si=wwF1yPjUMdFLJK0C

Kamis, 07 Mei 2026

Esai 1 - review vidio - PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI - Andreas Gilchrist Olezka - 25310410009




NAMA                                : Andreas Gilchrist Olezka

NIM                                    : 25310410009

KELAS                               : A. REGULER

MATA KULIAH                   : PSIKOLOGI INDUSTRI & ORGANISASI

TUGAS ESAI                     : 1 REVIEW VIDEO

NAMA TUGAS                   : ESAI KRITIS REVIEW VIDEO

DOSEN PENGAMPU        : Dr. Arundati Shinta M.A.

TGL/BLN/THN PUBLIKASI:07 MEI TAHUN 2026


esai ke1 review video 

judul video             :Swapped (2026)

link video               :https://www.youtube.com/watch?v=a8WDz6NCUGo

chanel youtube      :CB MOVIE POINT

Tahun Rilis             : 2026


Film: Swapped (2026)

Film dari Skydance Animation ini mengikuti kisah Ollie, seekor Pookoo yang energetik, dan Ivy, seekor burung Javan yang anggun. Cerita bermula ketika mereka secara tidak sengaja terperangkap dalam sihir kuno yang menyebabkan kesadaran mereka tertukar posisi. Fokus utama video review ini bisa menyoroti perjalanan lintas alam, di mana keduanya harus bekerja sama untuk menemukan cara kembali ke tubuh asli mereka sebelum ancaman dari Firewolf yang menghancurkan habitat mereka.


Permasalahan

ketidakmampuan Ollie dan Ivy untuk beradaptasi dengan fisik baru mereka; Ollie kesulitan mengendalikan sayap saat terbang, sementara Ivy merasa terkekang dalam tubuh kecil yang lambat. Namun, di balik hambatan fisik tersebut, terdapat konflik yang lebih dalam mengenai prasangka antar ras yang telah berlangsung selama generasi. Mereka harus melawan ego dan rasa benci yang ditanamkan oleh leluhur mereka demi bertahan hidup. Kehadiran antagonis Firewolf menambah keadaandarurat pada perjalanan mereka, menciptakan tekanan waktu yang memaksa keduanya untuk berhenti berdebat dan mulai saling mempercayai satu sama lain.


kritik

film ini patut diacungi jempol berkat kualitas animasinya yang luar biasa, terutama pada detail tekstur bulu dan efek pencahayaan lingkungan yang terasa sangat luar biasa. Meski demikian, secara naratif, "Swapped" masih terjebak dalam film body-swap yang mudah ditebak, sehingga penonton mungkin merasa ceritanya kurang memberikan kejutan yang segar. Beberapa bagian dialog di babak kedua juga terasa sedikit berulang karena hanya berputar pada pertengkaran antara kedua protagonis sebelum akhirnya mereka mencapai titik balik pencocokan.


kesimpulan

film ini tidak hanya sekedar film pertukaran tubuhm,melainkan sebuah studi karakter tentang batas-batas ego dan pentingnya kerentanan. Dengan menempatkan dua predator alami dalam posisi yang saling bergantung, film ini secara cerdas mengkritik ketidakmampuan masyarakat modern dalam memahami perbedaan. Meskipun alurnya sangat sederhana, kejujuran emosional yang ditampilkan menjadikannya sebuah refleksi yang kuat tentang bagaimana empati dapat mengubah konflik menjadi kebersmaan yang bermakna.


Daftar pustaka

 CB MOVIE POINT.(2026).Swapped YouTube

https://www.youtube.com/watch?v=a8WDz6NCUGo