Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Klinik Karir

Sabtu, 25 Juli 2026

Esai 7 Partisipasi Lomba - Arman Ramadhan Zulvian - Psikologi Industri dan Organisasi

Bukti Lomba Pertama:

Bukti Lomba Kedua:



Nama: Arman Ramadhan Zulvian 

NIM: 25310410052

Kelas: A.Reguler

Prodi: Psikologi 

Mata Kuliah: Psikologi Industri dan Organisasi (PIO)

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A.

Tanggal Pengerjaan: 25 Juli 2026


ESAI 7: Partisipasi Lomba

1. Lomba Pertama: Marathon Jogja 10k

Pada tanggal 3 Mei 2026, Saya berkesempatan diundang ke Event Marathon Jogja 10k sebagai tamu yang mewakili komunitas atlit disabilitas atau NPCI DIY. Event ini diselenggarakan gedung DPR DIY yang berada di pusat kota, marathon dimulai pada waktu pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Event marathon ini mengadakan 3 kategori Marathon yaitu; Walk 3k, Fun run 5k, dan Race 10k. Dan saya sebagai tamu diikutkan ke kategori Fun run 5k, peserta yang ada di kategori sekitar 130 kontestan. Hadiah yang didapatkan juga menarik dan pantas seperti Medali, beberapa skin care, dan konsumsi.

2. Lomba Kedua: Kejuaraan Taekwondo Pancasila Cup 2

Pada tanggal 16 sampai 17 Mei 2026, Saya mengikuti kejuaraan taekwondo berskala nasional yang bernama Pancasila Cup 2. Yang diselenggarakan di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Ini adalah kali kedua Saya berkompetisi di Jakarta dan kebetulan sekali kali kedua juga Saya berkompetisi di GOR yang sama. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh salah satu universitas di Jakarta yaitu Universitas Pancasila yang bekerja sama dengan Yayasan Inklusi Pelita Bangsa dan media berita ternama CNN Indonesia. Kejuaraan ini membuka kesempatan untuk atlit Para Taekwondo menunjukkan kebolehannya dalam ajang yang cukup bergengsi di Indonesia. Saya diberikan berkesempatan untuk mewakili Tim Para Taekwondo NPCI DIY bersama dengan 7 atlit lainnya. Saya bermain di kategori Para Putra Under 63, di pertandingan atau bagan pertama, Saya menang unggul tanpa memberi musuh perlawanan lalu menuju babak final, lalu di pertandingan atau bagan kedua disini Saya bertarung cukup sengit di ronde kedua poin kami sama-sama seri, namun di ronde ketiga kemenangan berhasil Saya raih. Saya berhasil memenangkan kejuaraan yang ada di kategori Saya dan mendapatkan penghargaan medali emas. Penghargaan ini tidak mungkin Saya dapatkan tanpa dukungan dari Coach dan team Para Taekwondo NPCI DIY.


ESAI KE-9 Pelatihan Komunitas_Wulan Febriyani (25310410008)




Nama Mahasiswa: Wulan Febriyani

NIM: 25310410008

Prodi: Psikologi

Semester: 2

Kelas: Reguler

Mata Kuliah: Psikologi Industri & Organisasi

Nama Tugas: Esai Ke-9 Pelatihan Komunitas

Dosen Pengampu:Dr. Arundati Shinta, M.A

Bulan & Tahun Publikasi: 26Juli 2026


Belajar Mengolah Sampah melalui Kerja Sama di Komunitas Anak Desa

Pada tanggal 25 Juli 2025 saya melakukan pelatihan bersama komunitas anak desa. Pelatihan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengajak anak-anak memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna. Sampah yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sedotan bekas yang kemudian diolah menjadi kerajinan tangan. Selain belajar tentang pemanfaatan sampah, anak-anak juga belajar bagaimana caranya bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab dalam sebuah kelompok.

Dalam kegiatan ini anak-anak saya bagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok laki-laki dan kelompok perempuan. Kelompok laki-laki membuat pouch lipstik, sedangkan kelompok perempuan membuat pouch perhiasan. Meskipun membuat produk yang berbeda, kedua kelompok sama-sama menggunakan sedotan bekas sebagai bahan untuk membuat kerajinan. Anak-anak terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini karena mereka bisa membuat sesuatu dengan tangan mereka sendiri. Dari kegiatan ini, mereka juga belajar bahwa barang yang dianggap sebagai sampah tidak berguna ternyata masih bisa dimanfaatkan dan dibuat menjadi barang yang menarik.

Selama kegiatan berlangsung, saya melihat adanya perbedaan cara bekerja dari kedua kelompok. Kelompok perempuan memiliki komunikasi dan kerja sama yang cukup baik. ketua kelompok mampu mengarahkan anggotanya dengan baik dan menjelaskan apa saja yang harus dilakukan. Setiap anggota juga mau bekerja sama dan saling membantu ketika ada yang mengalami kesulitan. Mereka juga berdiskusi dan tidak ragu untuk bertanya kepada ketua maupun anggota lainnya. Dengan komunikasi yang baik, pekerjaan mereka menjadi lebih teratur dan setiap anggota bisa mengetahui tugasnya masing-masing.

Berbeda dengan kelompok perempuan, kelompok laki-laki memiliki komunikasi yang kurang baik bahkan ketua kelompoknya tidak terlalu aktif untuk mengarahkan anggotanya sehingga anggota kelompok terkadang terlihat bekerja sendiri-sendiri tanpa adanya arahan. Namun, meskipun komunikasi dan arahan dari ketua masih kurang, anggota kelompok ini memiliki keterampilan dan inisiatif yang cukup baik. Mereka cukup terampil dalam membuat kerajinan sehingga tetap bisa menghasilkan kerajinan yang bagus. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan yang dimiliki oleh anggota juga dapat membantu kelompok dalam menyelesaikan tugasnya.

Dari kegiatan ini, saya belajar bahwa dalam sebuah kelompok, komunikasi dan kerja sama sangat penting. Ketu kelompok tidak hanya bertugas untuk memimpin, tetapi juga memberikan arahan dan membantu anggotanya agar dapat bekerja dengan baik. anggota kelompok juga perlu saling berkomunikasi dan membantu satu sama lain. Namun, saya melihat bahwa keterampilan setiap anggota memiliki peran penting dalam menghasilkan sebuah karya.

Melalui pelatihan ini, saya mendapatkan pengalaman bahwa setiap kelompok memiliki cara kerja dan kemampuan yang berbeda. Ada kelompok yang memiliki komunikasi dan kerja sama yang baik, ada juga kelompok yang masih perlu untuk meningkatkan komunikasi dan arahan dari ketuanya. Walaupun begitu, kedua kelompok tetap mampu menghasilkan karya dari sedotan bekas yang bereka buat bersama. Bagi saya kegiatan ini tidak hanya tentang pelatihan membuat karya tetapi juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi, mengembangkan keterampilan dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berharga.




Esai 7 : Partisipasi Lomba_Muhamad Ridho Rasyidin_25310410005_PIO

 


Nama Mahasiswa: Muhamad Ridho Rasyidin

NIM: 25310410005

Prodi: Psikologi

Semester: 2

Kelas: Reguler

Mata Kuliah: Psikologi Industri & Organisasi

Nama Tugas: Esai Ke-7 (Partisipasi Lomba)

Dosen Pengampu: Arundati Shinta

Bulan & Tahun Publikasi: 25 Juli 2026


Melatih Self-Efficacy dan Kerjasama Tim Melalui Partisipasi Kompetisi Akademik

​Berani keluar dari zona nyaman dan menguji potensi diri merupakan bagian penting dalam proses pembangunan diri (self-development). Selama semester ini, saya berkesempatan untuk berpartisipasi dalam dua kompetisi. Lomba pertama yang saya ikuti adalah LPS Day Essay Competition yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan mengusung tema "Mengamankan Simpanan Masyarakat: Kontribusi LPS dalam Stabilitas Sistem Keuangan Jelang Indonesia Emas 2045". Sedangkan untuk kompetisi kedua, saya berpartisipasi dalam Kompetisi Tim Agen Literasi dan Penulisan Kreatif Sejarah yang berfokus pada proyek edukasi sejarah dan pengembangan literasi kelompok.

​Proses melatih kreativitas dan persiapan dalam kedua lomba tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda namun saling melengkapi. Pada kompetisi esai individu LPS, proses kreatif saya berfokus pada analisis literatur mengenai peran psikologi massa dan rasa aman (sense of security) masyarakat terhadap lembaga keuangan nasional. Sementara pada kompetisi tim Agen Literasi Sejarah, fokus latihannya terletak pada kolaborasi kelompok, berdiskusi memecahkan studi kasus literasi, serta menyusun narasi sejarah yang interaktif. Foto dokumen keikutsertaan kami bersama "Kelompok Serigala" menjadi bukti nyata dari proses dinamika kelompok dan kerja sama tim yang kami bangun selama kompetisi berlangsung.

​Jika dikaitkan dengan mata kuliah Psikologi Industri dan Organisasi (PIO), partisipasi dalam dua jenis kompetisi ini baik individu maupun kelompok sangat relevan dengan konsep Self-Efficacy (Bandura, 1997) dan Team Dynamics atau dinamika kelompok di organisasi (Robbins & Judge, 2017). Dalam dunia kerja nyata, calon praktisi HRD maupun karyawan dituntut tidak hanya memiliki ketahanan individu (resilience), tetapi juga kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi efektif dalam tim. Mengikuti lomba bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan sarana melatih diri untuk mengatasi kendala komunikasi dan menyatukan berbagai kepala demi satu tujuan bersama.

​Pengalaman berproses dalam dua lomba ini menjadi bekal berharga untuk mengasah soft skills, seperti problem solving, kepemimpinan, dan manajemen stres. Pada akhirnya, keberanian untuk mencoba dan berpartisipasi adalah bentuk nyata dari pembangunan karakter profesional yang siap bersaing secara sehat di dunia kerja masa depan.

DAFTAR PUSTAKA

  • ​Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.
  • ​Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson Education.
Foto kegiatan (Literacy) 

Sertifikat LPS