Nama Mahasiswa: Muhamad Ridho Rasyidin
NIM: 25310410005
Prodi: Psikologi
Semester: 2
Kelas: Reguler
Mata Kuliah: Psikologi Industri & Organisasi
Nama Tugas: Esai Ke-7 (Partisipasi Lomba)
Dosen Pengampu: Arundati Shinta
Bulan & Tahun Publikasi: 25 Juli 2026
Melatih Self-Efficacy dan Kerjasama Tim Melalui Partisipasi Kompetisi Akademik
Berani keluar dari zona nyaman dan menguji potensi diri merupakan bagian penting dalam proses pembangunan diri (self-development). Selama semester ini, saya berkesempatan untuk berpartisipasi dalam dua kompetisi. Lomba pertama yang saya ikuti adalah LPS Day Essay Competition yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan mengusung tema "Mengamankan Simpanan Masyarakat: Kontribusi LPS dalam Stabilitas Sistem Keuangan Jelang Indonesia Emas 2045". Sedangkan untuk kompetisi kedua, saya berpartisipasi dalam Kompetisi Tim Agen Literasi dan Penulisan Kreatif Sejarah yang berfokus pada proyek edukasi sejarah dan pengembangan literasi kelompok.
Proses melatih kreativitas dan persiapan dalam kedua lomba tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda namun saling melengkapi. Pada kompetisi esai individu LPS, proses kreatif saya berfokus pada analisis literatur mengenai peran psikologi massa dan rasa aman (sense of security) masyarakat terhadap lembaga keuangan nasional. Sementara pada kompetisi tim Agen Literasi Sejarah, fokus latihannya terletak pada kolaborasi kelompok, berdiskusi memecahkan studi kasus literasi, serta menyusun narasi sejarah yang interaktif. Foto dokumen keikutsertaan kami bersama "Kelompok Serigala" menjadi bukti nyata dari proses dinamika kelompok dan kerja sama tim yang kami bangun selama kompetisi berlangsung.
Jika dikaitkan dengan mata kuliah Psikologi Industri dan Organisasi (PIO), partisipasi dalam dua jenis kompetisi ini baik individu maupun kelompok sangat relevan dengan konsep Self-Efficacy (Bandura, 1997) dan Team Dynamics atau dinamika kelompok di organisasi (Robbins & Judge, 2017). Dalam dunia kerja nyata, calon praktisi HRD maupun karyawan dituntut tidak hanya memiliki ketahanan individu (resilience), tetapi juga kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi efektif dalam tim. Mengikuti lomba bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan sarana melatih diri untuk mengatasi kendala komunikasi dan menyatukan berbagai kepala demi satu tujuan bersama.
Pengalaman berproses dalam dua lomba ini menjadi bekal berharga untuk mengasah soft skills, seperti problem solving, kepemimpinan, dan manajemen stres. Pada akhirnya, keberanian untuk mencoba dan berpartisipasi adalah bentuk nyata dari pembangunan karakter profesional yang siap bersaing secara sehat di dunia kerja masa depan.
DAFTAR PUSTAKA
- Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.
- Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson Education.









0 komentar:
Posting Komentar