Sabtu, 25 Juli 2026

ESSAI KE- 5 dan KE-6 _Membuat vidio pidato visual dan memberikan motivasi berupa tulisan_Putri Kahi Timba_ ( 25310410006)_ Psikologi Industri dan Organisasi

 




Nama                                : Putri Kahi Timba
NIM                                   : 25310410006
Kelas                                 : A Regelur
Prodi                                  : Psikologi
Mata Kuliah                       : Psikologi Industri dan Organisasi
Tugas                                : Essai Ke-5 dan Ke-6
Nama Tugas                     : Membuat Vidio Pidato Motivasi Visual dan Motivasi Berupa Tulisan
Dosen Pengampu             : Dr. Arundati Shinta, M.A
Tgl/Bln/Thn Publikasi        : 25 Juli 2026




Essai Ke-5             : Membuat Vidio Pidato Motivasi Secara visual 
Judul Pidato          : Menemukan Kembali Cahaya dalam Bekerja


Essai Ke -6           : Memberikan Motivasi Pada karyawan berupa tuliasan


Memeberikan Motivasi Pada Karyawan Berupa Tulisan

Pendahuluan

Rutinitas harian di lingkungan kerja sering kali berjalan secara monoton, memunculkan kejenuhan yang perlahan menggerus energi psikologis individu. Beban target yang terus menerus mengejar kerap membuat karyawan merasa terperangkap dalam siklus mekanis, di mana tenaga terkuras habis hanya untuk memenuhi tuntutan produktivitas perusahaan. Dalam perspektif psikologi organisasi, penurunan semangat kerja ini merupakan hal yang lumrah terjadi ketika seseorang kehilangan koneksi dengan makna dari pekerjaannya sendiri. Sebagai calon praktisi Sumber Daya Manusia (HRD) di masa depan, penting bagi kita untuk memahami bahwa karyawan bukan sekadar instrumen produksi, melainkan individu utuh yang membutuhkan stimulasi motivasi, apresiasi, dan ruang untuk bertumbuh secara psikologis.

Menggali Kembali Esensi dan Motivasi Awal

Pernahkah kita berhenti sejenak di tengah kesibukan kantor dan bertanya kepada diri sendiri, "Apa sebenarnya alasan saya memulai semua ini?" Pertanyaan reflektif ini sering terlupakan ketika gelombang pekerjaan mulai menumpuk. Terkadang, individu terlalu fokus pada tekanan beban kerja hingga mengabaikan motivasi intrinsik yang dulunya menjadi dorongan utama saat pertama kali melangkah ke posisi tersebut.

Secara psikologis, motivasi intrinsik adalah bahan bakar utama yang membuat seseorang bertahan menghadapi tantangan pekerjaan. Ketika seseorang mampu menghubungkan kembali tugas harian mereka dengan nilai-nilai pribadi dan tujuan hidup yang lebih besar, pekerjaan tidak lagi terasa sebagai beban berat. Setiap kontribusi kecil yang diberikan oleh seorang karyawan—sekecil apa pun bentuknya—sebenarnya memiliki andil besar bagi ekosistem organisasi secara keseluruhan. Karyawan bukanlah sekadar roda penggerak yang bisa diganti kapan saja, melainkan jantung yang menjaga organisasi tetap hidup dan bernyawa.

Manajemen Diri dan Validasi Emosi di Tempat Kerja

Tekanan pekerjaan yang tinggi menuntut adanya ketahanan mental atau resilience. Namun, memiliki ketahanan bukan berarti harus mengabaikan batas kemampuan fisik dan emosional. Jika hari dirasa terlalu berat untuk dilalui, memberikan izin pada diri sendiri untuk beristirahat sejenak adalah langkah yang sangat valid.

Praktik sederhana seperti menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan sistem saraf, atau sekadar menghargai diri sendiri karena telah mampu bertahan hingga detik ini, merupakan bentuk welas diri (self-compassion) yang krusial. Motivasi sejati tidak selalu harus dipicu oleh faktor eksternal seperti insentif finansial atau pujian atasan; ia justru tumbuh subur dari kesadaran internal bahwa diri kita berharga dan kapasitas yang kita miliki adalah luar biasa.

Penutup

Sudah saatnya lingkungan kerja ditransformasikan bukan hanya sekadar tempat mencari nafkah untuk bertahan hidup, tetapi juga wadah yang aman bagi setiap individu untuk bertumbuh, belajar, dan saling menguatkan. Ketika seseorang bekerja dengan melibatkan hati dan kesadaran penuh, hasil dari pekerjaan tersebut tidak hanya memajukan perusahaan, tetapi juga memberikan makna mendalam bagi diri sendiri dan orang di sekitar. Mari bersama-sama merawat semangat kerja ini dan saling mendukung satu sama lain, karena tantangan seberat apa pun pasti akan bisa dilalui bersama.


Daftar Pustaka

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Boston: Pearson

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (1985). Intrinsic Motivation and Self-Determination in HumanBehavior. New York: Plenum Press

Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job demands, job resources, and their relationship with burnout and engagement. Journal of Organizational Behavior, 25(3), 293-315.


Link Vidio Pidato YouTube : https://youtu.be/XXghd8f8QkY?si=O2ZPBdb8a6Y7vzbB 








0 komentar:

Posting Komentar