Sabtu, 23 Mei 2026

Esai 3 Wawancara Karyawan - Arman Ramadhan Zulvian - Psikologi Industri dan Organisasi -


Nama: Arman Ramadhan Zulvian 

NIM: 25310410052

Kelas: A.Reguler

Prodi: Psikologi 

Mata Kuliah: Psikologi Industri dan Organisasi (PIO)

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A.

Tanggal Pengerjaan: 23 Mei 2026


Esai 3: Wawancara Karyawan 

 Pada jam 19.14, hari Jumat, tanggal 22 Mei 2026. Saya mewawancarai teman saya yang berinisial O lewat media sosial di handphone saya. O adalah salah satu karyawan di bagian administrasi dari sebuah perusahaan expidisi. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung pengalaman kerja O di sebuah perusahaan expidisi, mulai dari sistem kerja, relasi interpersonal, serta tingkat kepuasan kerja yang dirasakan oleh O.

 O menjelaskan tanggung jawab utamanya meliputi pembuatan nomor resi, proses pelacakan barang, pendataan tujuan pengiriman, serta penghitungan berat aktual untuk menentukan biaya kirim. Semua aktivitas ini dilaksanakan pada jam kerja 12.00 - 17.00 WIB. Dari pola waktu menunjukkan bahwa perusahaan tersebut menerapkan pola kerja shift atau pembagian jam kerja yang cukup fleksibel.

 Mengenai intensitas beban kerja, O menyatakan bahwa pekerjaannya "tidak terlalu" berat, karena volume tugas yang diberikan tidak berlebih atau masih terkelola dengan baik. Hubungan interpersonal nya pun berjalan dengan baik. O menjalin komunikasi yang baik dengan atasannya maupun rekan sekerjanya. Dari hal ini juga, O menyatakan bahwa ia tidak mendapatkan stres kerja yang berlebihan. Kondisi ini penting karena menciptakan iklim kerja yang suportif dan kolaboratif.

 Dari aspek keadilan, O menilai sistem pembagian tugas sudah adil sesuai dengan bagian masing-masing. Tidak ada ketimpangan beban kerja dan kewenangan antar divisi. O juga merasa bahwa sistem pengupahan dan tunjangan telah sesuai dengan yang diharapkan, sehingga dari aspek finansial ia menyatakan hal ini tidak menjadi sumber ketidakpuasan. 

 O merasa lingkungan di tempat ia bekerja benar benar nyaman dan positif. Dari hal ini, O mengaku puas terhadap pekerjaannya karena bersifat dinamis, tidak monoton, serta memberikan kepuasan batin saat dapat membantu orang lain. Nilai tambah ini tidak selalu ditemukan pada pekerjaan administratif yang cenderung repetitif.

  Secara keseluruhan, hasil wawancara ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja O berasal dari keseimbangan tuntutan tugas, sistem administrasi ekspedisi yang terstruktur, relasi yang sehat,serta keadilan organisasi. Nilai refleksi dari wawancara ini memperkuat pemahaman bahwa produktivitas tidak hanya ditentukan oleh gaji, melainkan juga oleh iklim kerja yang adil, nyaman.


0 komentar:

Posting Komentar