Nama : Muhamad Ridho Rasyidin
NIM : 25310410005
Prodi : Psikologi
Semester : 2
Mata Kuliah : Psikologi Industri & Organisasi
Tugas : Esai 3 (Membuat Produk / Berperilaku Inovatif)
Dosen Pengampu : Dr Arundati Shinta M.A
Tanggal Buat Produk : Senin, 18 Mei 2026
Publikasi : 19.44 (WIB)
Inovasi “Batik Eco - Organizer”: Solusi Meja Berantakan untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja
Di dunia kerja maupun perkuliahan, kita pasti sering banget melihat meja kerja yang berantakan. Berdasarkan sudut pandang Psikologi Industri dan Organisasi, lingkungan fisik yang penuh barang berserakan, ternyata bisa memicu beban kognitif berlebih pada otak. Akibatnya karyawan atau mahasiswa jadi gampang stres, fokusnya terpecah, dan motivasi kerjanya menurun drastis. Di sisi lain, dari kacamata Psikologi Konsumen, banyak orang sebenarnya ingin menata meja mereka, tapi sering kali ragu membeli produk daur ulang karena persepsi bahwa barang bekas itu bentuknya kurang estetik atau terkesan murahan.
Melihat adanya masalah psikologis ini, saya melihat peluang inovasi untuk membuat sebuah produk yang fungsional sekaligus estetik bernama "Batik Eco - Organizer". Ini adalah wadah organizer tiga silinder yang dibuat dari limbah botol plastik bekas yang disulap menjadi premium menggunakan sentuhan kertas kado bermotif batik. Motif batik sengaja dipilih untuk menyentuh sisi psikologis konsumen lokal yang cenderung lebih menghargai produk yang memiliki identitas budaya dan terlihat rapi.
Proses pembuatannya sebenarnya cukup sederhana tetapi butuh kreativitas. Alat dan bahan yang saya siapkan adalah botol plastik bekas, kertas kado motif batik, kardus untuk alas, gunting, dan double tip. Langkah pertama, saya memotong tiga botol plastik bekas dengan ketinggian yang berbeda-beda agar tampilannya dinamis dan bisa memisahkan barang sesuai ukuran (misalnya untuk gunting, pulpen, dan tipe-x). Selanjutnya permukaan botol dan potongan kardus untuk alas dibungkus dengan menggunakan kertas kado batik dan direkatkan dengan double tip. Langkah terakhir adalah merakit dan menempelkan ketiga botol tersebut di atas tatakan kardus agar berdiri kokoh.
Selama proses produksi, jujur ada beberapa hambatan yang saya hadapi. Hambatan utamanya adalah memotong pinggiran botol plastik agar benar-benar rata dan tidak tajam. Solusinya saya harus memotongnya dengan sangat pelan menggunakan gunting kecil dan melipat ujung kertas kado ke arah dalam botol agar bagian pinggirannya menjadi halus dan aman saat digunakan. Hambatan lainnya adalah permukaan botol plastik yang licin membuat kertas agak sulit menempel sempurna, sehingga saya mengatasinya dengan menekan double tip lebih kuat di area-area lekukan botol.
Foto hasil yang telah dibuat :








0 komentar:
Posting Komentar