NAMA : Andreas Gilchrist Olezka
NIM : 25310410009
KELAS : A. REGULER
MATA KULIAH : PSIKOLOGI INDUSTRI & ORGANISASI
TUGAS ESAI : 1 REVIEW VIDEO
NAMA TUGAS : ESAI KRITIS REVIEW VIDEO
DOSEN PENGAMPU : Dr. Arundati Shinta M.A.
TGL/BLN/THN PUBLIKASI:07 MEI TAHUN 2026
esai ke1 review video
judul video :Swapped (2026)
link video :https://www.youtube.com/watch?v=a8WDz6NCUGo
chanel youtube :CB MOVIE POINT
Tahun Rilis : 2026
Film: Swapped (2026)
Film dari Skydance Animation ini mengikuti kisah Ollie, seekor Pookoo yang energetik, dan Ivy, seekor burung Javan yang anggun. Cerita bermula ketika mereka secara tidak sengaja terperangkap dalam sihir kuno yang menyebabkan kesadaran mereka tertukar posisi. Fokus utama video review ini bisa menyoroti perjalanan lintas alam, di mana keduanya harus bekerja sama untuk menemukan cara kembali ke tubuh asli mereka sebelum ancaman dari Firewolf yang menghancurkan habitat mereka.
Permasalahan
ketidakmampuan Ollie dan Ivy untuk beradaptasi dengan fisik baru mereka; Ollie kesulitan mengendalikan sayap saat terbang, sementara Ivy merasa terkekang dalam tubuh kecil yang lambat. Namun, di balik hambatan fisik tersebut, terdapat konflik yang lebih dalam mengenai prasangka antar ras yang telah berlangsung selama generasi. Mereka harus melawan ego dan rasa benci yang ditanamkan oleh leluhur mereka demi bertahan hidup. Kehadiran antagonis Firewolf menambah keadaandarurat pada perjalanan mereka, menciptakan tekanan waktu yang memaksa keduanya untuk berhenti berdebat dan mulai saling mempercayai satu sama lain.
kritik
film ini patut diacungi jempol berkat kualitas animasinya yang luar biasa, terutama pada detail tekstur bulu dan efek pencahayaan lingkungan yang terasa sangat luar biasa. Meski demikian, secara naratif, "Swapped" masih terjebak dalam film body-swap yang mudah ditebak, sehingga penonton mungkin merasa ceritanya kurang memberikan kejutan yang segar. Beberapa bagian dialog di babak kedua juga terasa sedikit berulang karena hanya berputar pada pertengkaran antara kedua protagonis sebelum akhirnya mereka mencapai titik balik pencocokan.
kesimpulan
film ini tidak hanya sekedar film pertukaran tubuhm,melainkan sebuah studi karakter tentang batas-batas ego dan pentingnya kerentanan. Dengan menempatkan dua predator alami dalam posisi yang saling bergantung, film ini secara cerdas mengkritik ketidakmampuan masyarakat modern dalam memahami perbedaan. Meskipun alurnya sangat sederhana, kejujuran emosional yang ditampilkan menjadikannya sebuah refleksi yang kuat tentang bagaimana empati dapat mengubah konflik menjadi kebersmaan yang bermakna.
Daftar pustaka
CB MOVIE POINT.(2026).Swapped YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=a8WDz6NCUGo







0 komentar:
Posting Komentar