Kamis, 21 Mei 2026

Esai 2 Review Jurnal - Arman Ramadhan Zulvian - Psikologi Industri dan Organisasi -25310410052

 


Nama: Arman Ramadhan Zulvian 

NIM: 25310410052

Kelas: A.Reguler

Prodi: Psikologi 

Mata Kuliah: Psikologi Industri dan Organisasi (PIO)

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A.

Tanggal Pengerjaan: 21 Mei 2026


Esai 2 : Review Jurnal 

JUDUL: Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo Kabupaten Sigi.

TOPIK:   Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, Budaya Organisasi, dan Kinerja Pegawai Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah.

SUMBER:  Djaman S. , Hasanuddin B. , & Rudin (2021). Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo Kabupaten Sigi. Jurnal Aplikasi Manajemen dan Inovasi Bisnis (JAMIN), 3(2), 25–36. 

DOI: https://doi.org/10.47201/jmn

Link: https://jurnal.stiekma.ac.id/index.php/JAMIN/article/download/74/59

PERMASALAHAN: Kinerja pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo yang belum optimal. Yang ditandai dengan, pekerjaan yang sering tertunda, motivasi kerja hanya sebatas menyelesaikan tugas pokok, disiplin kerja yang rendah seperti pegawai yang tidak berada di tempat kerja, serta budaya organisasi yang kurang mendukung karena komunikasi yang kurang efektif sehingga memunculkan konflik.

TUJUAN: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai RSUD Tora Belo Kabupaten Sigi, Selain itu, penelitian ini juga ingin tahu apakah ketiga faktor tersebut berpengaruh secara bersama-sama maupun masing-masing secara terpisah terhadap kinerja pegawai.

ISI: Penelitian ini membahas teori para ahli seperti Maslow, McClelland, Herzberg, Robbins, dan Byars & Rue. Motivasi diartikan sebagai dorongan internal pegawai untuk bekerja mencapai tujuan. Disiplin kerja mencakup disiplin waktu, moral, dan administrasi. Budaya organisasi adalah sistem nilai bersama yang membedakan suatu organisasi dengan lainnya. Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai seseorang sesuai tanggung jawabnya.

METODE PENELITIAN: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kausal. Populasi berjumlah 60 orang pegawai RSUD Tora Belo, baik PNS maupun honorer. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus, sehingga seluruh populasi menjadi responden. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 16.0. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = -0,816 + 0,478X1 + 0,031X2 + 0,492X3 + e.

HASIL: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan motivasi, disiplin kerja, dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (F hitung 22,924 > F tabel 2,76; R Square 0,551). Secara parsial, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t = 0,002 < 0,05. Budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan probabilitas 0,000. Namun, disiplin kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan dengan nilai t = 0,864 > 0,05.

DISKUSI: Motivasi pegawai yang kuat untuk meraih posisi yang lebih baik menjadi pendorong utama kinerja. Budaya Organisasi sangat memengaruhi perilaku pegawai, meskipun komunikasi internal masih perlu ditingkatkan. Disiplin kerja tidak signifikan karena penegakan aturan yang lemah, dan kurangnya penghargaan bagi pegawai berprestasi. Peneliti menyarankan peningkatan motivasi berprestasi, penegakan disiplin yang ketat, serta pengembangan budaya komunikasi yang lebih baik. Kelemahan penelitian ini adalah sampel yang kecil dan hanya terbatas pada satu rumah sakit, sehingga keseluruhan hasil perlu dilakukan dengan hati-hati.





0 komentar:

Posting Komentar