Nama : Risma Ristiyana
Nim : 25310410007
Kelas : Reguler (A)
Mata Kuliah : Pio
Dosen Pengampu : Dr., Dra, Arundati shinta, M.A
dalam esai ke-4 ini saya membuat sebuah produk yaitu “buket bunga” dari plastik kresek bekas yang sudah tidak terpakai. Adapun langkah langkah dan bahan untuk kerajinan tersebut yakni :
Bahan : solasi, tusuk sate, sterofoam bekas, plastik kresek bekas, pita bekas, dan wrapping bekas.
Alat : Gunting
1. Gunting plastik kresek berbentuk lebar memanjang dan bagi menjadi 3 bagian memanjang.
2. Solasi ujung plastik dengan tusuk sate, lalu lipat seperti akan membuat kipas lalu lingkarkan perlahan pada tusuk sate agar mekar, setelahnya pasang solasi untuk mengunci agar lipatan tidak terlepas.
Bahan : solasi, tusuk sate, sterofoam bekas, plastik kresek bekas, pita bekas, dan wrapping bekas.
Alat : Gunting
1. Gunting plastik kresek berbentuk lebar memanjang dan bagi menjadi 3 bagian memanjang.
2. Solasi ujung plastik dengan tusuk sate, lalu lipat seperti akan membuat kipas lalu lingkarkan perlahan pada tusuk sate agar mekar, setelahnya pasang solasi untuk mengunci agar lipatan tidak terlepas.
3. Setelah terkumpul beberapa bunga plastik, tancapkan pada sterofoam bekas dan bentuk serapi dan semenarik mungkin.
4. Setelah sudah tertata, gunting kertas wrapping berbentuk segitiga dan persegi panjang, lalu gunting plastik kresek memanjang untuk menutup bagian depan buket.
5. Tempelkan kertas wrapping yang sudah dibentuk menggunakan solasi, dibagian samping dan belakang, setelah selesai lalu pasang pita hiasan agar menambah kesan manis.
4. Setelah sudah tertata, gunting kertas wrapping berbentuk segitiga dan persegi panjang, lalu gunting plastik kresek memanjang untuk menutup bagian depan buket.
5. Tempelkan kertas wrapping yang sudah dibentuk menggunakan solasi, dibagian samping dan belakang, setelah selesai lalu pasang pita hiasan agar menambah kesan manis.
Dalam pembuatan produk ini tentu tidak mudah, terdapat hambatan yaitu dalam menyiapkan bahan baku plastik kresek bekas. Mencari plastik kresek yang memiliki warna senada dengan kondisi yang layak pakai tentunya tak mudah. Saya harus mengumpulkan plastik tersebut dari berbagai sumber, saya membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 hari untuk mendapatkan jumlah dengan kondisi yang bagus. Saya tidak selalu menemukan plastik yang bersih, beberapa ada yang sudah robek sehingga tidak bisa dibuat bunga. Setelah bahan terkumpul, saya cuci kering semua plastik satu per satu agar higienis.
Namun saya juga mendapatkan solusi yaitu dengan menginformasikan kepada teman-teman atau tetangga agar tidak membuang kresek bekas mereka jika mendapatkan kresek dengan warna yang spesifik, melainkan memberikannya kepada saya. Dengan begitu, plastik yang terkumpul menjadi lebih banyak dalam waktu singkat. Lalu, untuk proses pemasaran barang ini, saya mencoba mengunggahnya di media sosial seperti TikTok dengan menampilkan video produk yang estetik, menggunakan hashtag yang relevan. Adapun, tantangan yakni minat pembeli yang masih rendah karena persaingan dengan buket fresh flowr atau kain flanel yang lebih populer. Lalu, jangkauan akun saya masih terbatas karena saya baru saja aktif membangun interaksi di media sosial.
Namun saya juga mendapatkan solusi yaitu dengan menginformasikan kepada teman-teman atau tetangga agar tidak membuang kresek bekas mereka jika mendapatkan kresek dengan warna yang spesifik, melainkan memberikannya kepada saya. Dengan begitu, plastik yang terkumpul menjadi lebih banyak dalam waktu singkat. Lalu, untuk proses pemasaran barang ini, saya mencoba mengunggahnya di media sosial seperti TikTok dengan menampilkan video produk yang estetik, menggunakan hashtag yang relevan. Adapun, tantangan yakni minat pembeli yang masih rendah karena persaingan dengan buket fresh flowr atau kain flanel yang lebih populer. Lalu, jangkauan akun saya masih terbatas karena saya baru saja aktif membangun interaksi di media sosial.
Dalam pembuatan produk ini juga ada permasalahan yang berkaitan dengan psikologi industri dan konsumen, yaitu:
Secara Pio : tingkat ketelitian dan kesabaran saat saya memproses pembentukan kelopak bunga. Seringkali saya merasa jenuh dan lelah karena proses pemotongan serta pelipatan plastik yang memakan waktu lama. Akibatnya, jika konsentrasi menurun, bentuk bunga menjadi tidak seragam, sehingga hasil akhir buket terlihat kurang rapi.
Secara konsumen : Beberapa konsumen menilai produk ini murah karena berbahan limbah kresek. Calon pembeli sering ragu dan batal memesan untuk hadiah formal setelah mengetahui materialnya, karena dianggap kurang mewah dibanding buket premium di pasaran.
Secara Pio : tingkat ketelitian dan kesabaran saat saya memproses pembentukan kelopak bunga. Seringkali saya merasa jenuh dan lelah karena proses pemotongan serta pelipatan plastik yang memakan waktu lama. Akibatnya, jika konsentrasi menurun, bentuk bunga menjadi tidak seragam, sehingga hasil akhir buket terlihat kurang rapi.
Secara konsumen : Beberapa konsumen menilai produk ini murah karena berbahan limbah kresek. Calon pembeli sering ragu dan batal memesan untuk hadiah formal setelah mengetahui materialnya, karena dianggap kurang mewah dibanding buket premium di pasaran.
Link produk : https://vt.tiktok.com/ZSxkvQPGf/
Foto Produk :








0 komentar:
Posting Komentar