Esai 1 — Meringkas Jurnal
Psikologi Lingkungan
Rafael Jadug Bayu Luhur
24310410055
Kelas Reguler (A)
Dr., Dra. Arundati Shinta M. A.
|
Topik |
Eco-gender
gap, pengelolaan sampah daerah pesisir, penelitian kuantitatif |
|
Sumber |
Anisafarah,
S., & Wahyuni, E. S. (2025). Eco-Gender Gap Dalam Pengelolaan Sampah dan
Upaya Pelestarian Lingkungan Pada Rumah Tangga Nelayan Pesisir Kalibaru,
Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan
Masyarakat (JSKPM) 9(1), 23-25. https://doi.org/10.29244/jskpm.v9i1.1488 |
|
Permasalahan |
Permasalahan
dalam penelitian ini adalah adanya kesenjangan gender dalam kepedulian
lingkungan berupa pengelolaan sampah di rumah tangga nelayan. Perempuan lebih
banyak terlibat dalam pengelolaan lingkungan domestik, sementara laki-laki
mendominasi dalam pengambilan keputusan dan kendali sumber daya pengelolaan
lingkungan terutama daerah pesisir pantai. Idealnya, kesetaraan gender dalam
pembagian tugas, akses terhadap sumber daya, dan pengambilan keputusan dapat
membuat baik laki-laki maupun perempuan terlibat secara aktif dan luas dalam
kegiatan pelestarian lingkungan. |
|
Tujuan |
Tujuan
dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat eco-gender gap
dengan tingkat pelestarian lingkungan pada rumah tangga nelayan pesisir
Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. |
|
Isi |
|
|
Metode |
Metode
yang digunakan adalah kuantitatif berupa kuesioner dengan dukungan data
kualitatif dalam bentuk wawancara dan observasi lapangan. Pengumpulan sampel
menggunakan teknik purposive sampling dan terpilih 40 rumah tangga sebagai
responden kuesioner, serta terdapat 6 pengurus komunitas untuk diwawancarai.
Data kuantitatif diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 25, uji
korelasi menggunakan Spearman Rank Correlation Test. Sementara data
kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data yang disusun dalam
narasi deskriptif. |
|
Hasil |
|







0 komentar:
Posting Komentar