Sabtu, 14 April 2018

TIPS MENGATASI STRESS SAAT MENCARI KERJA



RENI SURYANI
FAK. PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
17.310.410.1169

Biasanya , para lulusan baru atau fresh graduate berlomba-lomba menyelesaikan pendidikannya, untuk memperoleh gelar dan mencari kerja yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Namun , kenyataan tidak semudah yang dipikirkan. Nyatanya, masih banyak jumlah orang yang belum memiliki pekerjaan, alias menganggur. Berdasarkan hasil catatan Kementerian Ketenagakerjaan tahun 2016, ada sekitar tujuh juta orang di Indonesia yang masih menganggur. hal ini dapat  menimbulkan kesehatan mental bagi mereka yang masih berusaha mendapatkan pekerjaan. Contoh masalah kesehatan mental yang disebabkan oleh menganggur adalah stres dan depresi. Jika hal ini dibiarkan begitu saja, tak jarang berujung pada gangguan kejiwaan dan bunuh diri. Namun kita bisa mencegah dan mengatasinya.

 Apa saja hal yang bisa dilakukan untuk mengelola stres saat mencari pekerjaan?

1. Jangan mengurung diri di rumah Salah satu cara mengatasi stress mencari kerja adalah dengan mengeksplor diri seluas mungkin. Memang, ada rasa minder jika belum mendapatkan pekerjaan akan memengaruhi seseorang sehingga malas  keluar rumah. Padahal, hal ini salah. sebaiknya dianjurkan untuk lebih banyak berinteraksi dengan bersosialisasi dengan masyarakat atau hal lain di luar sana. Atau  melakukannya dan mendapatkan banyak manfaat dengan beberapa cara seperti ambil kursus keahlian. Dengan mengikuti kursus atau pelatihan diri di bidang-bidang tertentu, seseorang diharapkan dapat membangun dan menggali kemampuannya. Nanti ketika akan  melamar pekerjaan lagi, dia sudah siap untuk bersaing dan bekerja.  Mengikuti kursus juga  memperluas jaringan dan mendapatkan banyak pengalaman. Jadi relawan. Menjadi volunteer atau relawan sebuah acara bisa meningkatkan rasa bahagia dan rasa mengasihi satu sama lain. Bonusnya,  bisa meningkatkan koneksi relasi sambil menambah-nambah pengalaman dalam curriculum vitae.

 2. Atur rencana keuangan selagi menganggur banyak  yang tidak khawatir dengan masalah keuangan saat sumber mata pencaharian tetap belum ada. Hal ini umumnya sering menjadi sumber masalah stres dan depresi pada orang yang sedang mencari kerja. Daripada bingung  dan tidak menghasilkan hal apapun, ada baiknya mulai mengatur rencana keuangan. Catat dan tuliskan biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Luangkan waktu untuk membuat anggaran. Mulai dari biaya ongkos mencari pekerjaan, kebutuhan makan sehari-hari, sampai baju yang akan dibeli saat hendak melamar kerja. Dengan begitu,  tidak akan tiba-tiba kaget dan stres berat ketika uang di tabungan sudah benar-benar mepet. Ini juga bisa jadi motivasi buat mencari pekerjaan secara realistis.

 3. Refleksi diri sambil cari kegiatan lain individu  juga perlu melakukan refleksi diri di sela-sela mencari pekerjaan. Refleksi diri atau bercermin pada diri sendiri bisa menjadi salah satu hal yang bisa mencegah stres mencari kerja. Saat , orang akan lebih fokus mencari solusi, bukan fokus mencari siapa yang bisa disalahkan. cermati lagi proses  mencari kerja. Misalnya memastikan tidak kesalahan dalam penulisan di CV, melamar ke perusahaan yang merupakan bidang keahlian Anda, atau bahkan berlatih melakukan wawancara kerja. Sambil intropeksi diri, kita juga bisa mengistirahatkan diri dengan melakukan hal yang disukai. Coba mulai dari hal kecil, contohnya membersihkan kamar, berkebun, atau menggeluti hobi. Hal itu bisa menjauhkan Anda dari stres mencari kerja.



1 komentar: