Prodi: Psikologi
Semester: 2
Kelas: A
Mata Kuliah: Psikologi Industri & Organisasi
Tugas Esai: 3 Wawancara Karyawan
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A
Tanggal Publikasi: 20 Mei 2026
WAWANCARA KARYAWAN
Pada tanggal 21 April 2026 saya melakukan wawancara dengan teman saya E. E ini karyawan di salah satu toko didaerah Bantul, toko tempat kerja E ini menjual bahan-bahan kebutuhan pokok sehari-hari yang buka dari jam 07.00 pagi hingga 03.00 dini hari. pada saat bekerja E mengalami berbagai hambatan pada saat bekerja, baik dari kondisi kerja, komunikasi, maupun kejelasan gaji.
Hambatan utamanya adalah jam kerja yang tidak terstruktur. E sering kerja hingga 13 jam sehari, bahkan pernah juga hingga hampir 17 jam sehari dengan kondisi toko ramai pembeli. Kondisi toko yang ramai sering membuat E kesulitan untuk istirahat termasuk untuk makan teratur saja E sangat kesulitan. Akibatnya kondisi fisik Emmenurun hingga E mengalami gangguan kesehatan yaitu asam lambung.
Hambatan lain yaitu jeleknya komunikasi antara atasan E dengan E, hal ini juga menjadi hambatan yang mnimbulkan kesalahpahaman dan konflik dalam pekerjaan. Kurangnya komunikasi yang baik ini memperburuk situasi kerja karena instruksi dan ekspektasi atasan E tidak tersampaikan degan jelas.
permasalahan lain yang E hadapi, mengenai ketidak jelasan sistem gaji. E tidak pernah mendapat penjelasan yang pasti mengenai berapa gaji yang seharusnya E terima dalam sehari atau dalam satu bulan. Jumlah gaji yang di berikan sering berbeda-beda di setiap bulannya. Hal ini membuat E bingung terkait hak gaji yang seharusnya ia terima.
Selain
itu E juga mengalami beban kerja yang tidak seimbang. E sering mengerjakan
berbagai tugas sendiri, mulai dari menjadi kasir, mendisplai produk,
membersihkan toko, belanja ke grosir, memesan barang ke sales, hingga angkat
junjung barang dagangan yang berat sendirian.
Meskipun
banyak hambatan yang E hadapi, E tetap berusaha untuk selalu disiplin masuk
kerja tepat waktu, menyelesaikan setiap tugasnya sebaik mungkin, dan tetap
menjaga sikap profesionalnya ketika bekerja. E juga berusaha selalu menjaga
kesehatannya dengan memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin disela-sela
kesibukannya bekerja, serta menjaga stamina tubuhnya agar tetap bisa bekerja
dengan baik setiap harinya.
Solusi
E untuk mengatasi masalah-masalahnya ditempat kerjanya adalah dengan memberanikan diri untuk berbicara langsung
kepada atasnya mengenai jam kerjanya yang terlalu panjang dan dampaknya buruk terhadap kesehatannya, E juga mengakatan bahwa ia akan lebih
aktif berkomunikasi dengan atasannya agar setiap instruksi dapat ia pahami dengan
jelas sehingga tidak terjadi kesalahpahaman seperti yang sudah terjadi, meminta
penjelasan secara rinci mengenai sistem gaji yang seharusnya E terima di setiap
bulannya, serta mengusulkan agar ada pembagian tugas yang jelas dan merata sehingga
pekerjaannya tidak di tanggung sendiri oleh E dan supaya hasil kerjanya juga
bisa maksimal jika di berikan tugas yang tidak berlebihan.







0 komentar:
Posting Komentar